Demo berdarah di Nepal dipicu pemblokiran media sosial, memperlihatkan kesulitan ekonomi dan kemarahan terhadap 'nepo kids', yaitu keluarga pejabat yang hidup mewah di tengah kemiskinan masyarakat.
Sushila Karki, mantan Ketua Mahkamah Agung Nepal, dijadwalkan menjadi perdana menteri sementara dengan dukungan generasi Z di tengah krisis sosial dan politik yang memicu demonstrasi besar-besaran.
Gejolak politik menyebabkan pengunduran diri pejabat di Nepal, Prancis, dan pencopotan di Thailand, dipicu oleh krisis ekonomi dan respon negatif publik terhadap langkah-langkah pemerintah
Istri mantan perdana menteri Nepal Jhala Nath Khanal, Rajyalaxmi Chitrakar meninggal pada Selasa (9/9) saat berada di rumah yang dibakar demonstran. Menteri Keuangan dipukuli warga.
Nepal memblokir 26 platform media sosial, termasuk Facebook, Instagram, Whatsapp, dan X atau Twitter. Kebijakan ini memicu demo di banyak kota dan berujung ricuh, sehingga menyebabkan 19 orang tewas.
Sebanyak 19 orang tewas saat demo berakhir ricuh di Nepal yang menolak 26 media sosial diblokir, termasuk Instagram. Netizen membagikan video anak pejabat flexing di TikTok, yang menambah kemarahan.