Blok G lantai 2 dan 3 Pasar Tanah Abang kini terbengkalai, bahkan ditutup oleh pengelola. Padahal pada 2013 silam, Blok G digadang-gadang akan jadi pusat relokasi pedagang kaki lima.
Pada 2013, Presiden Joko Widodo yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta meresmikan Blok G Pasar Tanah Abang sebagai tempat relokasi pedagang kaki lima.
Aktivitas masyarakat yang makin tinggi di masa PPKM Level 2 berimbas pada kepadatan di Stasiun Tanah Abang. Antrean penumpang KRL yang mengular tak terhindarkan.
Gubernur Anies Baswedan mengatur sistem buka tutup pengunjung hingga lapak di Pasar Tanah Abang. Sebanyak 2.500 petugas gabungan disiagakan untuk menertibkan protokol kesehatan.
Dua pekan menjelang hari raya Idul Fitri, masyarakat mulai memadati Pasar Tanah Abang. Lantaran pengunjung membeludak, kepolisian membatasi orang yang masuk pasar.