Dua emiten grup Bakrie, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) tengah menggalang dana hingga Rp 9 triliun lewat penerbitan obligasi.
Kebangkitan saham-saham Grup Bakrie kembali mencuri perhatian investor pada akhir 2025. Sejumlah emiten di bawah grup ini mulai dari BRMS, BUMI dan ENRG. Mana yang menarik untuk investasi 2026?
Emiten Grup Bakrie PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) memberikan lampu hijau peluang atas kerja sama atas ancang-ancang kembalinya perusahaan minyak dan gas (migas) asal Inggris, Shell plc berinvestasi
Emiten di sektor energi milik Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mengumumkan temuan gas baru dalam pengeboran eksplorasinya di Kontrak Kerja Sama (KKS) Sengkang (Sulawesi Selatan).
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) berniat mengakuisisi sejumlah blok migas baru di dalam maupun luar negeri dengan alokasi belanja modal mencapai US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,3 triliun.
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) berencana menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 dengan total target mencapai Rp 4 triliun.
Emiten energi Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mengumumkan telah menuntaskan akuisisi 25% partisipasi interes di Kontrak Kerja Sama (KKS) Kangean, Jawa Timur
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) memperoleh peringkat Medium Risk atas kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) dari lembaga internasional Morningstar Sustainalytics.
Harga saham emiten minyak dan gas (migas) milik Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melanjutkan penguatan yang sudah terjadi sejak awal tahun.
Gerak saham emiten sektor minyak dan gas (migas) dari Grup Bakrie PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) bergerak fluktuatif. Setelah mengalami kenaikan selama sepekan, harga saham ENRG turun 10% hari ini.
Harga minyak dunia melonjak sekitar 2% di awal perdagangan, Senin (16/6) sebagai respons atas meningkatnya ketegangan geopolitik antara Israel dan Iran. Seperto apa prospeknya?
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG turun 0,64% atau 46,25 poin ke level 7.158 pada penutupan perdagangan sesi pertama menuju akhir pekan, Jumat (13/6).