Lebih Hemat dari Kendaraan BBM, Ini Daftar Harga Mobil Listrik di RI

Rata-rata mobil listrik hanya membutuhkan biaya energi Rp 25.800 untuk menempuh jarak 100 km, sementara mobil konvensional antara Rp 54.700 hingga Rp 92.587.
Andi M. Arief
25 Agustus 2022, 17:56
Pengunjung melihat mobil listrik pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (18/8/2022).
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.
Pengunjung melihat mobil listrik pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (18/8/2022).

Kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM membuat konsumen semakin tertarik pada kendaraan listrik. Pasalnya, perbandingan biaya operasional antara kendaraan konvensional dan kendaraan listrik semakin lebar jika harga bahan bakar naik.

Berdasarkan catatan katadata, rata-rata mobil listrik dapat menempuh jarak 9,7 kilometer (km) untuk setiap konsumsi satu kilowatt hour (kWh). Capaian tersebut lebih rendah dibandingkan dengan mobil konvensional, yakni 14 km untuk setiap liter BBM.

Namun demikian, harga satu kWh saat ini hanya sekitar Rp 2.500. Sementara itu, harga Pertalite per 25 Agustus adalah Rp 7.650 per liter, adapun harga Pertamax mencapai Rp 12.500 - Rp 13.000 per liter.

Dengan demikian, rata-rata mobil listrik hanya membutuhkan biaya energi Rp 25.800 untuk menempuh jarak 100 km. Sementara untuk menempuh 100 km dengan mobil konvensional membutuhkan biaya energi hingga Rp 54.700 jika menggunakan Pertalite dan hingga Rp 92.857 jika menggunakan Pertamax.

 Hingga saat ini, sudah ada 23 jenis kendaraan listrik yang mengaspal di Indonesia. Dua diantaranya bahkan telah diproduksi di dalam negeri yaitu Air EV buatan Wuling dan Ioniq 5 hasil produksi Hyundai. 

Mayoritas mobil listrik tersebut berada dalam kelompok harga Rp 300 juta - Rp 1 miliar. Adapun, beberapa mobil listrik masih membutuhkan biaya tambahan berupa surat-surat seperti surat tanda nomor kendaraan (STNK). Kedaraan listrik tersebut umumnya berada pada kelompok harga di atas Rp 1 miliar, seperti Porsche Taycan S Turbo dan Mustang Mach-E.

Berikut daftar harga mobil listrik yang bisa dibeli di dalam negeri:

Di bawah Rp 300 Juta
<> K-EVCBU Blade KU: Rp 75 juta
<> Wuling Air EV Standard Range: Rp 238 juta
<> Wuling Air EV Long Range: Rp 295 juta

Rp 300 juta - Rp 1 miliar
<> DFSK Gelora Electric E-BV : Rp 484 juta
<> DFSK Gelora Electric E-MB : Rp 582,1 juta
<> Hyundai Ioniq Electric Prime : Rp 682 juta
<> Hyundai Ioniq Electric Signature : Rp 723 juta
<> Nissan Leaf One Tone : Rp 728 juta
<> Nissan Leaf Two Tone : Rp 730 juta
<> Hyundai Kona Electric Signature : Rp 742 juta
<> Hyundai Ioniq 5 Prime Standard Range : Rp 748 juta
<> Hyundai Ioniq 5 Prime Long Range : Rp 789 juta
<> Hyundai Ioniq 5 Signature Standard Range : Rp 809 juta
<> Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range : Rp 859 juta
 
Di atas Rp 1 miliar
- Mini Electric : Rp 1,05 miliar
- Lexus UX 300e : Rpp 1,431 miliar
- Tesla Model 3 Standard Range : Rp 1,5 miliar
- Tesla Model Y Long Range : Rp 2 miliar
- BMW i4 eDrive40 : Rp 2,241 miliar
- Mustang Mach-E : Rp 2,5 miliar
- Porsche Taycan S Turbo : Rp 2,5 miliar
- BMW iX xDrive40 : Rp 2,504 miliar

Advertisement

Menurut laporan Global Petrol Prices, negara yang tercatat memiliki harga BBM termurah di Asia Tenggara adalah Malaysia, yakni Rp6792,6 per liter (BBM setara RON 95). Di atasnya ada Vietnam dengan harga BBM Rp15.939,6 per liter.

Reporter: Andi M. Arief
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait