Jokowi Usul Bentuk Gugus Tugas Covid-19 di Kawasan Asean Plus Three

Jokowi meminta para pemimpin negara-negara ASEAN Plus Three memberi arahan kepada Menteri Kesehatan untuk berkoordinasi dan kerja sama mengatasi pandemi.
Dimas Jarot Bayu
14 April 2020, 21:25
Asean Plus Three, Asean, corona
ANTARA FOTO/Biro Pers - Lukas/hma/hp.
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kanan) mengikuti KTT ASEAN Plus Three secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/4/2020).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan pembentukan gugus tugas khusus untuk penanganan pandemi antarnegara-negara ASEAN plus tiga negara lain yakni Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan. Usulan tersebut disampaikan Jokowi saat mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN Plus Three (APT) secara virtual, Selasa (14/3).

Jokowi mengatakan, gugus tugas tersebut tak hanya bertugas untuk merespons pandemi virus corona atau Covid-19.  Gugus tugas tersebut juga akan bertugas memberi rekomendasi yang komprehensif untuk memperkuat daya tahan kawasan ASEAN Plus Three dalam menghadapi pandemi ke depan.

“Saya juga mengusulkan kiranya kita dapat membentuk kerja sama antara industri obat dan farmasi negara ASEAN Plus Three, termasuk perusahaan-perusahaan milik negara yang memproduksi obat-obatan,” ujar Jokowi.

(Baca: Pemimpin ASEAN Sebut Covid-19 Krisis Kesehatan Terburuk Abad Ini)

Jokowi juga meminta para pemimpin negara-negara ASEAN Plus Three memberi arahan kepada Menteri Kesehatan masing-masing untuk terus berkoordinasi dan kerja sama dalam pengadaan alat kesehatan dan obat-obatan. Dia juga ingin adanya pengembangan kapasitas tenaga medis di bawah kerangka Field Epidemiology Training Network ASEAN Plus Three.

Selain itu, Jokowi berharap adanya penguatan kerja sama riset antarnegara negara=negara tersebut.  “Untuk membuat antivirus dan vaksin,” kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menilai penting adanya pertukaran informasi dalam rangka penanganan corona, terutama dari Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan. Sebab, ketiga negara tersebut dianggap paling berpengalaman menangani corona di antara negara-negara ASEAN Plus Three.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menambahkan, Jokowi juga mengusulkan penguatan kerja sama untuk meningkatkan resiliensi di bidang ekonomi. Apalagi, IMF telah memperingatkan bahwa dunia akan mengalami resesi terburuk sejak era Depresi Besar pada 1929-1933 silam.

“Namun demikian, Presiden menyatakan bahwa jangan lupa ASEAN Plus Three telah memiliki infrastruktur kerja sama yang cukup kuat. Presiden mengajak agar infrastruktur yang sudah dimiliki APT ini diperkuat dan dijalankan,” kata Retno.

Retno mengatakan, Jokowi juga mengingatkan pentingnya komitmen dari para pemimpin negara-negara ASEAN Plus Three dalam menjamin perdagangan dan lalu lintas barang. Seiring hal tersebut, Indonesia memastikan bahwa pelabuhan serta simpul-simpul pendukung logistiknya akan tetap berjalan.

Menurut Retno, Jokowi ingin negara-negara ASEAN Plus Three dapat terus memimpin. “Agar kawasan kita dapat terus menjadi engine of global economic growth di masa mendatang,” kata Retno.

(Baca: Kasus Corona Hampir 20 Ribu, Jokowi Usul ASEAN Bentuk Protokol Bersama)

Reporter: Dimas Jarot Bayu
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait