Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (27/7) ditutup melemah 46 poin atau 0,26 persen menjadi Rp18.009 dari sebelumnya sebelumnya di level Rp17.963 per dolar AS.
Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini seiring melonjaknya harga minyak mentah dunia yang kembali menembus level psikologis US$100 per barel.
Ibrahim menilai pelemahan rupiah juga dipengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan masih berada di bawah level 5% pada kuartal II-2026.
Nilai Tukar Rupiah melemah ke Rp 18.109 per dolar AS. Analis menilai, hal in dipicu oleh sentimen negatif dari ketegangan geopolitik Timur Tengah dan faktor domestik, seperti kasus korupsi.
Nilai Tukar Rupiah menguat tipis terhadap Dolar AS di awal perdagangan dan diprediksi akan bergerak terbatas dengan kecenderungan menguat sepanjang hari ini.