Usai Libur Panjang, IHSG Dibuka Menguat 1,18% di Level 4.599,74

Hingga pukul 10.00 WIB total volume perdagangan mencapai 1,93 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 2,72 triliun.
Image title
26 Mei 2020, 10:54
Ilustrasi, pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setelah libur panjang, IHSG dibuka menguat 1,18% di level 4.599,74.
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/wsj.
Ilustrasi, pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setelah libur panjang, IHSG dibuka menguat 1,18% di level 4.599,74.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka naik signifikan pada perdagangan Selasa (26/5), setelah tutup selama tiga hari perdagangan karena libur terkait Idul Fitri 1441 H. Hingga sekitar pukul 10.00 WIB, IHSG naik 1,18% menyentuh level 4.599,74.

Tercatat, total volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejauh ini mencapai 1,93 miliar unit saham dengan nilai transaksi yang mencapai Rp 2,72 triliun. Investor asing pun mencatatkan beli bersih (net buy) dengan nilai Rp 85,28 miliar di seluruh pasar.

Kenaikan IHSG disokong oleh total 213 saham yang bergerak menguat sejauh ini, di mana ada 115 saham lainnya yang berada di zona merah, dan 152 saham lainnya stagnan.

Saham-saham unggulan yang tercatat naik seperti PT Jasa Marga Tbk (JSMR) sebesar 7,57% menjadi Rp 3.980 per saham. Diikuti oleh PT Astra International Tbk (ASII) yang naik 6,55% menjadi Rp 4.230 per saham.

Advertisement

Lalu ada PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) yang dibuka naik 6,5% menjadi Rp 1.885 per saham. Kemudian, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) yang naik 6,27% menjadi Rp 1.440 per saham.

(Baca: Usai Libur Panjang, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas)

Saham PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) juga bergerak naik signifikan sebesar 5,21% menjadi Rp 4.240 per saham. Lalu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga berada di zona hijau dengan naik 4,41% menjadi Rp 24.875 per saham. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) juga sahamnya naik 4,22% menjadi Rp 865 per saham.

Lainnya, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga naik sebesar 3,27% menjadi Rp 1.265 per saham menjadi pendorong penguatan indeks. Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) juga naik 2,48% menjadi Rp 8.250 per saham. Saham-saham ini, mampu mendorong kenaikan IHSG pada awal perdagangan hari ini.

Kenaikan indeks di awal hari ini, sejalan dengan kenaikan beberapa indeks di negara lainnya, terutama di Asia yang hingga sekitar pukul 10.00 WIB bergerak menguat. Nikkei 225 Index di Jepang tercatat naik 2,2% dan Hang Seng Index di Hong Kong naik 1,69%. Kemudian, Shanghai Composite Index dan Strait Times Index juga kompak naik masing-masing 0,63% dan 1,27%.

Kenaikan IHSG pada awal perdagangan ini, sejalan dengan prediksi analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan. Menurutnya, indeks hari ini akan bergerak pada area resistance di rentang level 4.565-4.584. Sementara, level support pertama diprediksi 4.524, dan support kedua diprediksi di level 4.502.

"Namun, pergerakan IHSG diperkirakan akan cukup terbatas dibayangi banyaknya ketidakpastian dari dampak virus corona atau Sovid-19," kata Dennies, dalam risetnya.

(Baca: Hubungan AS-Tiongkok Terus Memanas, Bursa Saham Asia Memerah)

Reporter: Ihya Ulum Aldin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait