Politisi Golkar Zainuddin Amali Beri Sinyal Jabat Menpora

Politisi Golkar Zainuddin Amali mengatakan diminta Presiden Joko Widodo membenahi prestasi olahraga yang masih minim di tengah jumlah penduduk yang besar.
Image title
Oleh Rizky Alika
22 Oktober 2019, 17:44
Ketua DPD Golkar Jawa Timur tahun 2013,  Zainuddin Amali 
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ketua DPD Golkar Jawa Timur tahun 2013,  Zainuddin Amali  mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta (22/10)

Politisi Golkar Zainuddin Amali datang ke Kompleks Istana Negara dengan menggunakan kemeja putih. Ia pun memberikan sinyal kemungkinan menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga dalam kabinet pemerintahan kedua Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, ia dan Jokowi membahas soal masyarakat yang minim prestasi olahraga, padahal jumlah penduduknya besar. Oleh karena itu, Jokowi meminta Zainuddin untuk membenahi hal tersebut.

"Kreativitas anak muda dan juga prestasi di bidang olahraga harus kita dorong," kata dia di Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (22/10).

Ia pun akan meningkatkan pembinaan guna mendorong prestasi di tingkat regional dan internasional. Meski begitu, ia mengaku belum mengetahui posisi yang ditawarkan oleh Jokowi.

(Baca: Kakak Cak Imin Bertemu Jokowi Bahas soal Masyarakat Desa)

Sebelumnya, Zainuddin memiliki pengalaman di bidang olahraga, seperti pembentukan liga mahasiswa saat masih berada di universitas. Ia juga mempunyai kolega yang aktif di Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Ke depan, ia juga diminta untuk mempersiapkan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020.

Dalam pertemuannya, Zainuddin mengatakan tidak membahas masalah lain, seperti pemeriksaan dirinya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebagaimana diketahui, Zainuddin pernah terseret kasus suap sengketa Pemilihan Kepala Daerah yang membuat Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar dipenjara seumur hidup. Akil dan Zainudin diduga bernegosiasi soal pengurusan Pemilihan Gubernur Jawa Timur.

 

Sepanjang hari ini, Presiden Joko Widodo telah memanggil sejumlah tokoh untuk mengisisi posisi menteri di kabinet pemerintaha periode keduanya. Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, mantan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan eks Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya menyatakan mendapat mandat untuk meneruskan pekerjanaannya di kabinet sebelumnya.

(Baca: Eks Menteri Jokowi, Sofyan Djalil dan Tjahjo Kumolo Merapat ke Istana)

Selain itu, terdapat mantan menteri kabinet kerja yang juga turut datang ke Istana seperti Budi Karya Sumadi, Yasonna Laoly, dan Sofyam Djalil.

Berikut daftar tokoh yang dipanggil ke Istana Kepresidenan dalam rangkaian perkenalan calon menteri pada Senin (20/10) hingga Selasa (21/10) sore :

1. Mahfud Md

2. Nadiem Makarim

3. Wishnutama

4. Erick Thohir

5. Tito Karnavian

6. Airlangga Hartarto (Golkar)

7. Pratikno

8. Fadjroel Rachman

9. Nico Harjanto

1 0. Prabowo Subianto (Gerindra)

11. Edhy Prabowo (Gerindra)

12. Sri Mulyani

13. Syahrul Yasin Limpo (NasDem)

14. Agus Gumiwang Kartasasmita (Golkar)

15. Juliari Batubara (PDIP)

16. Siti Nurbaya (NasDem)

17. Suharso Monoarfa (PPP)

18. Mantan Wakil Panglima TNI Fachrul Rozi

19. Ida Fauziah (PKB)

20. Bahlil Lahadalia (Golkar)

21. Basuki Hadimuljono

22. Abdul Halim (PKB)

23. Zainudin Amali

24. Yasonna Laoly (PDIP)

25. Budi Karya Sumadi

26. Moeldoko

27. Sofyan Djalil

28. Tjahjo Kumolo (PDIP)

29. Johnny Plate (Nasdem)

30. Bambang Brodjonegoro

31. Arifin Tasrif

32. Agus Suparmanto

33. Teten Masduki

34. Terawan

Editor: Agustiyanti

Video Pilihan

Artikel Terkait