Wiranto Buka Pintu Dialog Dengan Mahasiswa

Wiranto beralasan baik pemerintah maupun dDPR sudah memberikan penjelasan gamblang soal penundaan pengesahan beberapa Undang-undang (UU).
Ameidyo Daud Nasution
25 September 2019, 18:37
Wiranto, Mahasiswa, Demonstrasi.
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Menko Polhukam Wiranto siap membuka dialog dengan mahasiswa guna membahas penundaan pengesahan UU.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto siap membuka dialog dengan mahasiswa yang berunjuk rasa di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hari Selasa (25/9).

Wiranto beralasan baik pemerintah maupun dewan sudah memberikan penjelasan gamblang soal penundaan pengesahan beberapa Undang-undang (UU).  Oleh sebab itu pembicaraan yang lebih tenang diperlukan saaat ini.

Mahasiswa dalam aksi kemarin menuntut pembatalan Undang-Undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Massa juga menolak disahkannya revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Pemasyarakatan, Minerba, hingga RUU Pertanahan.

“Saatnya dialog yang lebih sehat,” kata Wiranto di Jakarta, Rabu (25/9).

(Baca: Tunda Pengesahan RKUHP, Ketua DPR: Aspirasi Mahasiswa Sudah Terpenuhi)

Wiranto mengatakan kekhawatiran di masyarakat dapat terkikis dengan memahami persoalan dan mensinkronkan pemikiran. Dia juga berterima kasih kepada mahasiswa yang mau mendengar penjelasan pemerintah dan dewan.

“Sekarang sudah selesai, sudah tenang,” ujar Wiranto.

(Baca: DPR Akan Berunding dengan Mahasiswa )

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyebut segala tuntutan yang diutarakan sejumlah elemen mahasiswa sudah dikabulkan. Ia mengatakan, hal itu ditandai dengan ditundanya pengesahan RKUHP.

 "Sebetulnya jika membaca dan mendengar berita, tuntutan mereka sudah kami penuhi," kata Bambang, Selasa, (24/9).

Reporter: Antara

Video Pilihan

Artikel Terkait