Dukung Larangan Ekspor Tembaga, Freeport Kebut Pembangunan Smelter

Freeport Indonesia
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas di lokasi proyek smelter di Gresik, Jawa Timur
16/1/2023, 11.48 WIB

PT Freeport Indonesia (PTFI), menilai positif rencana pemerintah untuk memperluas cakupan hilirisasi komoditas mineral dengan menerapkan kebijakan larangan ekspor tembaga pada pertengahan tahun ini.

Untuk itu, Freeport berupaya untuk menyelesaikan pembangunan proyek pabrik pengolahan dan pemurnian mineral atau smelter tembaga di Gresik, Jawa Timur, yang sempat tersendat karena Pandemi Covid-19.

Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia Riza Pratama menyampaikan bahwa konstruksi smelter ditargetkan selesai secara substansial pada akhir 2023, dengan peningkatan produksi pada 2024.

Adapun proyek pembangunan fasilitas permurnian milik PT Freeport itu berkapasitas 1,7 juta ton per tahun ini didirikan di kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik.

"Kami mendukung kebijakan hilirisasi pemerintah, dan sedang mengembangkan investasi besar dalam pembangunan fasilitas peleburan dan pemurnian domestik," kata Riza kepada Katadata.co.id melalui pesan singkat pada Minggu (16/1).

Halaman:
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu