Kemnaker Ajak Mahasiswa Polteknaker Tingkatkan Kesadaran K3

Iswandi menyebut saat ini masih banyak perusahaan dan masyarakat kurang memahani dan belum menerapkan norma-norma sistem manajemen K3 di tempat kerja.
Image title
Oleh - Tim Publikasi Katadata
19 September 2019, 12:32
KEMNAKER
Katadata

Bekasi-Kementerian Ketenagakerjaan mengajak mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) meningkatkan kesadaran perlindungan Kesehatan Keselamatan Kerja (K3). Selain itu, juga mengingkatkan kesadaran untuk menghindari Penyakit Akibat Kecelakaan Kerja (PAK) kepada pekerja. Ajakan ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Dirjektur Jendral Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3, Iswandi dalam  kuliah umum di kampus Polteknaker Bekasi, Jawa Barat, Selasa (17/9/2019).

 

Iswandi menyebut kondisi saat ini masih banyak perusahaan dan masyarakat kurang memahani dan belum menerapkan norma-norma sistem manajemen K3 di tempat kerja. "Setelah memperoleh teori selama ini, kami ingin meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang PAK dan memahami strategi maupun program-program K3 yang dilaksanakan oleh pemerintah, " ujarnya

 

Dalam paparan, Iswandi Hari mengungkapkan saat ini implementasi aturan dan sistem manajemen K3 di Indonesia masih banyak menghadapi kendala dan tantangan. “Masih  banyak perusahaan kurang pemahaman K3, khususnya tentang PAK (SDM K3, pekerja dan pengusaha) dan K3 belum memperoleh perhatian memadai dan kepedulian masih rendah,” kata Iswandi.

 

Tantangan lainnya, adalah SDM K3 belum memadai (kuantitas dan kualitas) serta peran lembaga K3 di perusahaan belum optimal. "Jangan jadikan K3  sebagai beban, melainkan kebutuhan. Kalau sudah jadi kebutuhan maka harus dipersiapkan semuanya, " ujar Iswandi.

Ia menambahkan tenaga kerja selalu berhadapan dengan berbagai potensi bahaya (hazzard) di tempat kerja  yang berisiko kecelakaan kerja dan menimbulkan penyakit akibat kerja. Perlindungan K3 diberikan untuk mencegah atau mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja  dan PAK serta meningkatkan produktivitas. 

 

"KK dan PAK menjadi masalah sejak awal dunia industri dan masalah besar bagi kelangsungan usaha. Ini yang terus kita benahi dalam ranah pengawasan ketenagakerjaan, " ujarnya.

 

Kuliah umum bertema “Perlindungan Penyakit Akibat Kerja Melalui Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Jaminan Kecelakaan Kerja” ini merupakan rangkaian acara Dies Natalis kedua Polteknaker yang akan digelar pada Minggu (29/9/2019) mendatang. Pelaksana Tugas Direktur Polteknaker Retna Pertiwi mengatakan tujuan kuliah umum untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan sivitas akademika mengenai dinamika dan perkembangan industri khususnya tentang perlindungan PAK dan jaminan kecelakan kerja (JKK).

 

Kuliah umum dihadiri oleh 270 mahasiswa Polteknaker dari tiga angkatan dan tiga prodi (Relasi Industri (RI) Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3), serta Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Hadir juga tamu undangan kawasan industri yang merupakan mitra Polteknaker, yaitu Kawasan Industri MM2100, EJIP, Jababeka, Delta Silicon, dan KIIC Karawang.

Editor: Arsip

Video Pilihan

Artikel Terkait