BI Sosialisasi Aplikasi QRIS di Wisata Transportasi Air Kalimantan

Penulis: Fahmi Ramadhan

Editor: Ekarina

14/9/2019, 09.08 WIB

BI juga memperkenalkan layanan QRIS untuk sistem pembayaran di Pasar Terapung Lok Baintan, Sungai Martapura.

Sejumlah pedagang pasar terapung melintas di sungai Martapura saat Festival Wisata Budaya Pasar Terapung di kawasan Tugu 0 Km Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (23/8/2019).Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2019 tersebut untuk melestarikan tradisi
ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz.
Sejumlah pedagang pasar terapung melintas di sungai Martapura saat Festival Wisata Budaya Pasar Terapung di kawasan Tugu 0 Km Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (23/8/2019).Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2019 tersebut untuk melestarikan tradisi budaya pasar terapung sekaligus menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan.

Bank Indonesia (BI) mensosialisasi penggunaan Quick Response Indonesian Standard (QRIS)  sarana transportasi sungai Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jum'at, (13/9). Penggunaan layanan QRIS ini diharapkan mendorong efisiensi transaksi dan mempercepat inklusi keuangan di daerah.

QRIS merupakan QR code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik 'server based', dompet elektronik, atau 'mobile banking' berstandar Indonesia.

Deputi Bank Indonesia, Rosmaya Hadi mengatakan, pengenalan QRIS di sarana transportasi sungai, salah satunya dilakukan di kapal klotok, kapal bermesin khas Kalimantan, yang sering digunakan masyarakat, baik untuk sarana transportasi sehari-hari maupun untuk wisata air. 

(Baca: Ubah Persepsi, BI Ingin Pesantren Kembangkan Ekonomi Digital)

Penggunaan QRIS ini nantinya diaplikasikan melalui elektronik Klotok (e-Klotok). "Pengguna kapal tinggal melakukan scan barcode saja," kata Rosmaya.

Selain di Kapal Klotok, BI juga memperkenalkan layanan QRIS untuk sistem pembayaran di Pasar Terapung Lok Baintan, Sungai Martapura, Kalsel. Layanan pembayaran QRIS ditargetkan menyasar para pedagang  dan pembeli hasil bumi seperti jeruk, ikan, dan berbagai kebutuhan sehari-hari.

Pasar terapung merupakan salah satu pasar tradisional khas di Kalimantan Selatan, yang mana proses transaksi jual belinya dilakukan di atas perahu kayu. Keunikan pasar ini sudah terkenal dan menjadi salah satu obyek wisata domestik maupun internasional.

Rosmaya berharap metode pembayaran menggunakan QRIS bisa terus berkembang, khususnya di Kalimantan Selatan. "Sebab, perkembangan sistem ekonomi digital dan potensi pariwisata dapat jadi kombinasi baik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," kata dia.

(Baca: Dibayangi Ancaman Perang Dagang AS-Tiongkok, BI Dorong Ekonomi Syariah)

Bank Indonesia sudah memperkenalkan QRIS sudah sejak 17 Agustus 2019. Implementasi QRIS ditargetkan bisa mulai efektif berlaku secara nasional per 1 Januari 2020.

Jangka waktu tersebut diberikan guna membentuk persiapan pada Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). 

Reporter: Fahmi Ramadhan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan