PTPP Prakarsai Pembangunan Jalan Tol Malang-Kepanjen

Penulis: Fariha Sulmaihati

Editor: Ameidyo Daud

3/10/2019, 19.28 WIB

Direktur Utama PTPP Lukman Hidayat memperirakan kebutuhan dana untuk membangun tol Malang-Kepanjen sekitar Rp 6-7 triliun.

PTPP, Tol Malang -Kepanjen, Jalan Tol.
KEMENTERIAN PUPR
Ilustrasi Jalan Tol. PT Pembangunan Perumahan (PTPP) Tbk tengah mengajukan diri menjadi pemrakarsa pembangunan Tol Malang-Kepanjen sepanjang 30 kilometer.

PT Pembangunan Perumahan (PTPP) Tbk mengajukan diri menjadi pemrakarsa pembangunan Tol Malang-Kepanjen sepanjang 30 kilometer. Jika disetujui oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), maka PTPP akan menggarap proyek tersebut pada kuartal tiga 2020.

Direktur Utama PTPP Lukman Hidayat memperirakan kebutuhan dana untuk membangun Tol Malang-Kepanjen sekitar Rp 6-7 triliun. Angka ini tergantung konstruksi tol dibangun sejajar permukaan tanah atau layang.

"Diperkirakan butuh waktu tiga tahun untuk membangunnya," kata Lukman saat ditemui di Jakarta, Kamis (3/10).

(Baca: Terganjal Lelang, PTPP Pangkas Target Kontrak Baru Jadi Rp 45 Triliun)

PTPP telah menargetkan investasi jalan tol pada tahun ini sebesar Rp 7-8 triliun, sedangkan tahun depan target investasi meningkat menjadi Rp 8-9 triliun. Selain itu, kontraktor pelat merah ini juga berencana jadi pemrakarsa dua ruas jalan tol di Jakarta dan Jawa Barat.

"Pemrakarsa ide dan sebagainya itu tidak mudah, perlu survei," ujar Lukman.

Adapun konsesi jalan tol yang dimiliki PTPP yaitu, Kualanamu-Tebing tinggi, Depok-Antasari, Manado-Bitung, Balikpapan-Samarinda, Pandaan-Malang, Semarang-Demak, serta Serang-Panimbang. Selain itu ada pula kepemilikan di tol yang belum terbangun yakni Gempol-Mojokerto.

(Baca: Menteri PUPR Optimistis 1.852 Km Jalan Tol Beroperasi Tahun Ini)

Sedangkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono optimis, target panjang jalan tol yang akan beroperasi pada akhir tahun ini sepanjang 1.852 kilometer (km) dapat tercapai.

“Kami upayakan, sampai akhir Desember mudah-mudahan masih bisa tercapai 1.852 km," kata Basuki pekan lalu.

Berdasarkan catatan dari Kementerian PUPR hingga Juni 2019 ini, total jalan tol yang telah beroperasi yaitu sepanjang 985,1 km sejak 2015. Sepanjang semester I 2019 ini, sudah ada 202,3 km jalan tol baru yang beroperasi. Sedangkan 2018 merupakan tahun di mana jalan tol paling panjang yang mulai beroperasi yaitu 450 km.

 

 

Reporter: Fariha Sulmaihati

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan