Menteri Agus Gumiwang Sebut Tax Holiday Mulai Dilirik Investor Asing

Penulis: Tri Kurnia Yunianto

Editor: Happy Fajrian

22/11/2019, 11.13 WIB

Investor dari Jepang dan Korea Selatan merespon positif kebijakan tax holiday yang tengah disiapkan pemerintah.

kementerian perindustrian, agus gumiwang kartasasmita, tax holiday, investasi
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Mendag mengatakan bahwa kebijakan tax holiday yang sedang disiapkan pemerintah mendapat respon positif dari investor Jepang dan Korea.

Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan upaya pemerintah memberikan insentif fiskal berupa program libur pajak atau tax holiday mulai mendapatkan tanggapan positif dari investor asing.

Program yang disusun untuk mengurangi defisit perdagangan ini disebutkan telah mendapatkan perhatian investor dari Jepang dan Korea Selatan, seiring masuknya investasi dari beberapa perusahaan asal dua negara tersebut.

"Untuk tax holiday sudah banyak pengaruhnya bagi industri atau calon-calon investor. Setelah pulang dari Jepang dan Korea Selatan mereka sangat menghargai kebijakan pemerintah," kata Agus di Cilegon, Banten, Kamis (21/11).

Dia menambahkan, saat ini kebijakan tax holiday masih dalam tahap sosialisasi sehingga belum ada yang menikmati program itu. Meski begitu, pemerintah percaya program itu dapat mendatangkan banyak investor karena telah diperhitungkan dengan matang. "Ini regulasinya baru mulai, tapi ada perhitungannya sebelumnya," kata dia.

(Baca: Bangun Pabrik Bahan Baku Ban, Cabot Indonesia Investasi Rp 1,3 T )

Selain memberikan insentif fiskal, Agus mengatakan untuk meningkatkan daya saing industri nasional pemerintah melakukan upaya pengendalian impor dan pengamanan pasar dalam negeri, optimalisasi pemanfaatan pasar dalam negeri dan pasar ekspor serta Program Peningkatan Produksi Dalam Negeri (P3DN). 

Pemerintah juga telah berkomitmen membangun industri manufaktur yang berdaya saing global melalui percepatan implementasi Industri 4.0. Dalam upaya mendukung pelaksanaan Making Indonesia 4.0, pemerintah juga tengah mengupayakan penguatan SDM melalui program-program vokasi industri. 

Guna mempercepat terciptanya tenaga kerja yang kompeten, program Super Deducation Tax juga diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang mau mengembangkan Sumber Daya Manusia. "Ini sangat penting guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang terampil dan kompeten sesuai kebutuhan industri," kata dia.

Tak tanggung-tanggung, program vokasi itu memberikan potongan pajak 200% pada perusahaan yang mau menyediakan fasilitas pendidikan dan pelatihan. Bagi perusahaan yang mau melakukan riset dan pengembanggan di Indonesia akan diganjar pengampunan pajak 300%.

(Baca: 8 Perusahaan Jepang Bakal Bawa Masuk Investasi Rp 40 Triliun ke RI)

Reporter: Tri Kurnia Yunianto

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan