Harga Emas Antam Rp 926 Ribu/Gram di Tengah Optimisme Vaksin Corona

Harga emas tetap menguat karena banyaknya stimulus. Namun, harganya berpotensi turun di tengah optimisme uji coba kandidat vaksin virus corona.
Desy Setyowati
20 Mei 2020, 08:57
Harga Emas Antam Rp 926 Ribu/Gram di Tengah Optimisme Vaksin Corona
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Ilustrasi emas Antam

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini naik Rp 2 ribu ke level Rp 926 ribu per gram. Sedangkan harga logam mulia dunia melanjutkan penguatan, karena banyaknya stimulus untuk mengatasi pandemi corona. Meskipun ada optimisme pasar terkait uji klinis kandidat vaksin virus corona yang berhasil.

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas di pasar spot naik 0,21% menjadi US$ 1.748 per Pukul 8.20 WIB. Sedangkan harga emas berjangka di bursa comex naik 0,49% menjadi US$ 1.754 per ons.

"Fundamental untuk emas tidak pernah lebih baik dalam sejarah. Kecuali kita memiliki lebih banyak optimisme tentang vaksin," kata Pendiri Circle Squared Alternative Investments Jeffrey Sica dikutip dari Reuters, Rabu (20/4).

Salah satu hal yang membuat optimisme pasar meningkat yakni hasil uji coba kandidat vaksin virus corona ke manusia tahap pertama berhasil. Ini merupakan bagian dari pengembangan vaksin oleh perusahaan bioteknologi Moderna Inc di Amerika Serikat (AS).

Advertisement

(Baca: Uji Coba Pertama, Moderna Klaim Vaksinnya Hasilkan Antibodi Corona)

Kendati begitu, harga emas dunia masih ditopang oleh banjir stimulus di beberapa negara. Bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) misalnya, membeli obligasi pemerintah US$ 50 miliar dan menyediakan fasilitas repo US$ 90 miliar.

Lalu, bank sentral Selandia Baru (Reserve Bank of New Zealand/RBNZ) mengumumkan akan melakukan Quantitative Easing (QE) US$ 27 miliar dalam setahun ke depan.

Kemudian, bank sentral Kanada (Bank of Canada/BoC) menjalankan program QE sejak awal April. Mereka membeli obligasi pemerintah US$ 5 miliar per pekan, dan akan terus dilakukan hingga perekonomiannya pulih.

Stimulus-stimulus seperti itu membuat mata uang yang beredar meningkat, sehingga berpotensi mendorong inflasi. Salah satu harga yang diprediksi naik yakni emas.

(Baca: Harga Emas Cetak Rekor, Logam Mulia Antam Justru Turun Rp 10 Ribu/Gram)

Analis Saxo Bank Ole Hansen menyampaikan bahwa prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah, stimulus bank sentral, dan ketegangan geopolitik seperti AS dan Tiongkok membuat harga emas tetap tinggi.

Di dalam negeri, berdasarkan situs logammulia.com, harga emas Antam naik Rp 2.000 menjadi Rp 926 ribu per gram. Begitu juga harga penjualan kembali (buyback) meningkat Rp 2.000 menjadi Rp 824 ribu per gram. 

(Baca: Harga Emas Dunia Menanjak, Logam Mulia Antam Naik Rp 7.000 per Gram)

Harga emas batangan Antam di Butik Logam Mulia berdasarkan data logammulia.com pada Rabu (20/5) sebagai berikut:

Emas batangan 0,5 gram Rp 493.000

Emas batangan 1 gram Rp 926.000

Emas batangan 2 gram Rp 1.792.000

Emas batangan 3 gram Rp 2.663.000

Emas batangan 5 gram Rp 4.410.000

Emas batangan 10 gram Rp 8.755.000

Emas batangan 25 gram Rp 21.762.000

Emas batangan 50 gram Rp 43.445.000

Emas batangan 100 gram Rp 86.812.000

Emas batangan 250 gram Rp 216.765.000

Emas batangan 500 gram Rp 433.320.000

Emas batangan 1.000 gram Rp 866.600.000

(Baca: Harga Emas Menanjak Terangkat Sinyal Stimulus Tambahan The Fed)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait