Efek Virus Corona, Gojek Bagikan Ribuan Masker ke Driver Ojek Online

Grab memberikan 5.000 masker untuk pengemudi ojek online. Gojek mengklaim sudah bagikan ribuan bagi warga dan pengemudi.
Cindy Mutia Annur
3 Maret 2020, 13:25
Efek Virus Corona, Gojek Respons Permintaan Masker pengemudi Ojek Online
Gojek
VP Corporate Communications Gojek Kristy Nelwan (kedua dari kanan) membagikan masker gratis kepada para pengunjung di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat (21/2).

Asosiasi pengemudi ojek online meminta aplikator seperti Gojek dan Grab menyediakan masker terkait virus corona di Indonesia. Gojek mengaku sudah memenuhi permintaan tersebut.

“Pembagian masker, kami sudah lakukan pada Februari lalu,” kata VP Corporate Communications Gojek Kristy Nelwan kepada Katadata.co.id, Selasa (3/3). Decacorn Tanah Air itu membagikan ribuan masker kesehatan gratis di booth pick-up point Gojek di area kedatangan dan keberangkatan Terminal 2 dan 3 Bandara Soekarno Hatta, selama sepekan pada bulan lalu.

Namun, ia tidak memerinci jumlah masker yang diberikan kepada mitra pengemudi taksi dan ojek online. (Baca: Asosiasi Driver Ojol Minta Aplikator Sediakan Masker, Begini Kata Grab)

Ia menyampaikan, perusahaannya melakukan berbagai upaya antisipasi penyebaran virus corona sejak Januari lalu. Salah satunya, sosialisasi terkait pencegahan covid-19 secara berkala.

Advertisement

Informasi tersebut disampaikan melalui berbagai saluran komunikasi, seperti fitur pemberitahuan di aplikasi (in-app notification), acara tatap muka rutin dengan mitra pengemudi atau Kopdar, serta membagikan ribuan masker.

“Kami juga memberlakukan larangan perjalanan kerja internasional untuk meminimalkan risiko (penyebaran virus corona),” kata Kristy.

Sedangkan Grab sebelumnya menyampaikan bahwa perusahaan memberikan lebih dari 5.000 masker kesehatan kepada mitra pengemudi melalui Grab Bike Lounge Daan Mogot, Kebayoran Lama dan TB Simatupang. “Masing-masing mendapatkan 1.700 masker,” kata jurus bicara Grab kepada Katadata.co.id, Senin (2/3).

Apabila ada mitra pengemudi ojek online yang perlu dikarantina ataupun dirawat, Grab mengaku siap mendukung. (Baca: Menakar Kebutuhan dan Lonjakan Harga Masker Akibat Virus Corona)

Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, perusahaan bakal memberikan edukasi kepada mitra pengemudi, mitra penjual GrabFood, dan konsumen terkait covid-19. Edukasi dilakukan melalui aplikasi, e-mail, media sosial maupun konvensional.

Hal itu merespons permintaan Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) agar aplikator memberikan masker gratis kepada mitra pengemudi ojek online. “Salah satu bentuk tanggung jawab tersebut dengan menyediakan masker khusus kesehatan gratis bagi para mitra pengemudi dan penumpang,” demikian dikutip dari siaran resmi Garda.

Para pengemudi diharapkan menjaga kebersihan diri, kendaraan yang digunakan, atribut dan pakaian. Ketua Presidium Garda Igun Wicaksono juga mengimbau pengemudi ojek online mengonsumsi vitamin tambahan dan rajin mencuci tangan dengan sabun.

Selain itu, perlu ada informasi terkini terkait perkembangan penyebaran virus corona melalui notifikasi di aplikasi. “Kami harapkan pemerintah memperhatikan para pengemudi ojek online, sediakan pos-pos cek kesehatan gratis mulai dari tingkat wilayah maupun hingga pusat,” demikian dikutip.

(Baca: Cegah Virus Corona, Cuci Tangan Lebih Efektif daripada Pakai Masker)

Reporter: Cindy Mutia Annur
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait