Asosiasi E-Commerce Tanggapi Kabar Bisnis Digital Diurus Johnny Plate

Johnny G Plate merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem.
Desy Setyowati
23 Oktober 2019, 05:27
Asosiasi E-commerce menanggapi kabar Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate jadi menteri dalam kabinet baru yang urus bisnis digital
Kominfo
Ilustrasi, Pendiri Gojek Nadiem Makarim, CEO Traveloka Ferry Unardi, CEO Tokopedia William Tanuwijaya, dan CEO Bukalapak Achmad Zaky, Kepala BKPM Thomas Lembong, dan Menteri Kominfo Rudiantara. Gojek dan tiga unicorn menegaskan bahwa perusahaan mereka berada di Indonesia. Asosiasi E-commerce menanggapi kabar Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate jadi menteri dalam kabinet baru yang urus bisnis digital.

Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Ignatius Untung menilai, menteri dalam kabinet baru Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait bisnis digital idealnya yang memahami industri ini. Namun, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Johnny G Plate mengaku diminta mengurus sektor ini.

Ignatius menilai, menteri yang mengatur ekonomi digital dari kalangan politikus ataupun profesional semestinya tidak menjadi persoalan. “Tapi, idealnya yang mengerti industri ini. Entah pernah punya kepemilikan atau ya tahu ‘dalam-dalamnya’ ekonomi digital,” katanya kepada Katadata.co.id, Selasa (22/10) malam.

Meski begitu, menurutnya Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) periode 2014-2019 Rudiantara cukup sukses mengatur kebijakan terkait bisnis digital. Padahal, Rudiantara merupakan professional di bidang telekomunikasi. “Hasilnya baik-baik saja, sejauh ini,” kata dia.

(Baca: Akan Urus Regulasi Bisnis Digital, Jhonny Plate Bakal Jadi Menkominfo?)

Ignatius menilai, sosok pemimpin yang mengatur kebijakan terkait bisnis digital harus terbuka terhadap masukan para pelaku usaha. “Yang bahaya kalau (para pemain di industri ini) tidak dirangkul,” katanya.

Jika itu terjadi, ia khawatir kebijakan yang dikeluarkan bisa menghambat sektor ini. “Jadi, sepanjang dia (menteri yang mengatur bisnis digital) melibatkan orang-orang yang mengerti (industri) semestinya tidak masalah,” kata Ignatius.

Adapun Johnny G Plate mengatakan, dirinya diminta Jokowi mengurus bisnis digital, regulasi perlindungan data pribadi hingga digitalisasi data. "Pengembangan yang berhubungan dengan bisnis startup, unicorn, decacorn hingga perlindungan data pribadi," kata dia di Istana Kenegaraan, Jakarta, Selasa (22/10).

(Baca: Tujuh Masalah Menghadang Gojek hingga Tokopedia Sebelum Jadi Unicorn)

Plate enggan menjelaskan apakah akan menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika. "Mengenai apa menterinya dan portofolio akan disampaikan langsung kepada presiden," kata dia.

Dia mengatakan kementerian yang akan dipimpinnya nanti memiliki tantangan bagaimana mengambil keputusan dengan cepat dan membuat payung regulasi yang tepat. "Jika itu absen, kita enggak dapat jadi bangsa pemenang," kata dia.

Selain Plate, politikus dari Nasdem yang menemui Jokowi hari ini yakni mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, dan mantan Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya.

(Baca: Dilantik Rabu Pagi, Ini Kabarnya Susunan Kabinet Baru Jokowi - Ma'ruf)

Reporter: Desy Setyowati

Video Pilihan

Artikel Terkait