Masuk Tahapan Desain Awal, Produksi Blok Kasuri Ditargetkan 2022

Produksi Blok Kasuri akan tergantung pada kesiapan pabrik petrokimia yang dibangun di Papua Barat.
Image title
Oleh Verda Nano Setiawan
29 Mei 2019, 14:24
blok kasuri, genting oil, skk migas, papua barat
Katadata
Ilustrasi, Blok Kasuri sudah memasuki tahapan desain awal dan ditargetkan bisa mulai produksi pada kuartal IV 2020

Proyek Blok Kasuri yang dikelola Genting Oil di Papua Barat sudah memasuki tahapan desail awal (Front End Engineering Design/FEED). Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memutuskan konsorsium Suluh Ardi, Tiga Pilar Utama, dan Bina Reka Utama (BIRU) yang akan mengerjakan desain awal Blok Kasuri.

Deputi Operasi SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman mengatakan, nilai investasi untuk pengerjaan desain awal mencapai US$ 2 juta. Pengerjaan desain awal ditargetkan selesai pada Januari 2020.

Produksi gas dari Blok Kasuri diprediksi mencapai 285 juta kaki kubik per hari (mmscfd) dan bisa dimulai pada kuartal keempat 2022. Namun, produksi Genting Oil sangat tergantung pada  kesiapan proyek petrokimia yang rencananya akan dibangun di sekitar blok migas tersebut. "Tergantung downstream-nya juga kapan kelarnya," ujar Fatar kepada Katadata.co.id, Rabu (29/5).

Produksi gas Blok Kasuri memang rencananya akan diserap oleh Shanghai Huayi Group, perusahaan asal Tiongkok yang juga berencana membangun pabrik petrokimia di Papua Barat. Saat ini Huayi masih melakukan negosiasi dengan SKK Migas dan Genting Oil terkait harga gas Blok Kasuri.

(Baca: Cadangan Migas Meningkat 2% Sebulan Terakhir )

Huayi menawar harga gas di plant gate Blok Kasuri sebesar US$ 5,5/mmbtu dan terhubung dengan harga gas methanol. Harga tersebut lebih tinggi ketimbang penawaran sebelumnya sebesar US$ 3/mmbtu. "Tapi ini masih hitung-hitungan kedua belah pihak. Mereka lagi menyiapkan nota kesepahamannya (MoU) dulu," ujar Fatar.

Genting Oil mulai melakukan pengeboran pada 2013. Perusahaan baru menemukan cadangan gas baru dari hasil pengeboran 10 sumur eksplorasi tambahan.

Total cadangan migas yang ditemukan di blok tersebut mencapai 3,5 triliun kaki kubik (TCF). Genting Oil pun mengajukan rencana pengembangan (Plan of Development/PoD) Blok Kasuri pada 2017. Namun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru merestui pengembangan Blok Kasuri pada tahun lalu.

(Baca: PetroChina Incar Posisi Operator di Blok Kasuri)

Reporter: Verda Nano Setiawan

Video Pilihan

Artikel Terkait