Golkar Siap Bersaing dengan PKB untuk Perebutkan Kursi Ketua MPR

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan sudah melobi partai koalisi Jokowi-Ma’ruf untuk bisa memenangkan persaingan.
Image title
Oleh Fahmi Ramadhan
18 Juli 2019, 08:47
persaingan ketua MPR, Golkar Ketua MPR, PKB Ketua MPR, Muhaimin Ketua MPR
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto

Kursi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) jadi incaran. Partai Golkar mengincar posisi ini, selain Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan sudah melobi partai koalisi Jokowi-Ma’ruf untuk bisa memenangkan persaingan.

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar juga menyatakan telah meminta dukungan dari Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin, untuk bisa menduduki posisi ketua MPR. Merespons manuver tersebut, Airlangga menjelaskan, penentuan Ketua MPR dilakukan di parlemen.

"Tentu kita lihat jumlah kursinya saja, di Parlemen kan posisi berdasarkan kursi," kata dia kepada wartawan di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta, Rabu, (17/7). Sejauh ini, Airlangga masih enggan menyebut nama yang akan disodorkan sebagai calon ketua MPR.

(Baca: Incar Kursi Ketua MPR, Cak Imin Minta Bantuan Ma'ruf Amin)

Adapun dalam Pemilu 2019 lalu, Golkar berada pada urutan ketiga di bawah PDIP dan Gerindra dengan perolehan suara total 17.229.789 suara atau jika dipresentasekan sebesar 12,31 % suara. Sedangkan PKB tepat berada di bawahnya dengan perolehan suara sebanyak 13.570.097 suara (9,69%). Untuk bisa memenangkan kursi Ketua MPR, keduanya harus menggaet sebanyak mungkin dukungan dari partai lain.

Mar’uf Amin sendiri telah menyatakan dukungannya untuk Muhaimin. Ia menyatakan akan membicarakan keinginan Muhaimin kepada Presiden dan partai-partai koalisi. "Tentu orang yang dekat dengan saya, saya dukung," kata dia.

Dia mengatakan, saat ini, ada keperluan untuk membangun kembali ideologi nasional. “Perlu ada upaya-upaya menjadikan moderasi sebagai arus utama. Harus ada kelembagaan-kelembagaan yang diperkuat," kata dia, awal Juli lalu.

Senada, Muhaimin menilai gairah Islam yang tengah menguat harus dijembatani dengan penguatan empat pilar kebangsaan. “NU punya modal itu," kata dia. Saat ini, Muhaimin menjabat sebagai Wakil Ketua MPR.

Pada Pilpres 2019, Muhaimin pernah mengincar kursi wakil presiden berdampingan dengan Jokowi. Namun, rencana tersebut gagal.

Video Pilihan

Artikel Terkait