Usai Temui Jokowi, Arsjad Rasjid Dipastikan Jadi Ketua Umum Kadin

Anindya Bakrie yang sempat mencalonkan diri sebagai ketua umum akan menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Kadin.
Image title
28 Juni 2021, 15:49
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Ketua Kadin Rosan P Roeslani (tengah) dan Arsjad Rasjid (kanan, berdiri) meninjau program vaksinasi gotong-royong di Pabrik PT Unilever Indonesia Tbk, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (18/5/2021). Arsjad akan me
ANTARA FOTO/HO/Setpres-Lukas/wpa/foc.
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Ketua Kadin Rosan P Roeslani (tengah) dan Arsjad Rasjid (kanan, berdiri) meninjau program vaksinasi gotong-royong di Pabrik PT Unilever Indonesia Tbk, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (18/5/2021). Arsjad akan menggantikan Rosan sebagai Ketua Umum Kadin.

Perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia telah menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani menyampaikan hasil musyawarah mufakat Kadin untuk menunjuk Arsjad Rasjid sebagai Ketua Umum Kadin.

"Jadi Ketua Dewan Pertimbangan Anindya Bakrie, yang satu Ketua Umum Kadin Pak Arsjad Rasjid," kata Rosan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (28/6).

Kadin telah menyampaikan hasil kesepakatan tersebut kepada Jokowi secara tertulis. Jokowi pun memberikan apresiasi kepada dunia pengusaha.

Hasil musyawarah tersebut juga akan ditindaklanjuti dalam Musyawarah Nasional (Munas) Kadin pada 30 Juni-1 Juli di Kendari, Sulawesi Utara. Kesepakatan itu akan direalisasikan sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga yang berlaku.

Advertisement

Rosan pun mengapresiasi turut mengapresiasi Anidnya Bakrie. Ia telah menjabat sebagai Wakil Ketua Uumum Kadin selama 15 tahun. "Ia sangat memahami dinamika ini sehingga beliau maju sebagai Dewan Pertimbangan," ujar dia.

RUPS TAHUNAN PT BAKRIE & BROTHERS
RUPS TAHUNAN PT BAKRIE & BROTHERS (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.)

 

Sementara, Arsjad berharap persatuan dan kesatuan para pengusaha bisa membawa Kadin untuk menyelesaikan permasalahan bangsa saat ini, yaitu Covid-19. "Pandemi ini tantangan berat bagi kita semua, khususnya bicara teman-teman di UMKM," kata Arsjad.

Ia pun akan membuat Kadin menjadi inklusif bagi pengusaha kecil, mikro, menengah, dan besar. Selain itu, Arsjad juga memastikan kemitraan Kadin dengan pemerintah akan berjalan lebih baik. "Kita sama-sama sepakat membangun Kadin," katanya.

Adapun, Arsjad saat ini menjabat Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk. Ia baru dua tahun aktif di Kadin.

Meski begitu, Arsjad beberapa kali menunjukkan kedekatannya dengan pemerintah. Usai mendaftar sebagai calon Ketua Kadin, Arsjad langsung terbang ke Kalimantan Barat.

Kunjungan ke Bumi Khatulistiwa itu dilakukan bersama Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. Keduanya melakukan diskusi dengan pengurus Kadin Kalbar.

Selain Bahlil, ia juga mendapat dukungan dari bekas pengurus Kadin yang sekarang menjabat menteri perdagangan, yaitu Muhammad Lutfi. Rosan, Ketum Kadin sekarang, diketahui juga mendukung Arsjad.

Keempatnya terlihat bersama mendampingi Jokowi pada saat meninjau pelaksanaan vaksinasi gotong royong untuk pekerja PT Unilever Indonesia pada 18 Mei 2021.

Adapun, Arsjad memiliki empat pilar program kerjanya. Pertama, pemulihan kesehatan dengan membangun industri kesehatan. Kedua, penguatan dan peningkatan ekonomi nasional dan daerah.

Ketiga, kewirausahaan dan kompetensi. Keempat, internalisasi organisasi dan regulasi untuk perbaikan tata kelola.

Reporter: Rizky Alika
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait