Pemerintah Sebut Tidak Akan Naikkan Harga Elpiji Tahun Depan

Kalau analisis kami ada kecenderungan akan turun karena kami sedang efisiensi dari irak
Safrezi Fitra
24 Juni 2015, 17:10
Katadata
KATADATA

KATADATA ? Pemerintah memperkirakan tidak akan ada kenaikkan harga gas Elpiji 12 kilogram (kg) maupun 3 kg. Hal ini terungkap saat rapat kerja pemerintah dengan Komisi VII DPR mengenai asumsi makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016.

Komisi VII DPR menyetujui usulan penambahan alokasi volume Elpiji bersubsidi tahun depan sebesar 17 persen-19 persen. Ini sesuai usulan pemerintah yang meminta tambahan alokasi tahun depan sebesar 18,5 persen dari tahun ini.

Rapat kerja pemerintah dan komisi VII menyepakati volume Elpiji 3 kilogram (kg) sebesar 6,50 juta-6,65 juta ton, untuk dimasukkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016.  Pertimbangan kisaran volume alokasi elpiji bersubsidi ini, dengan mengasumsikan tidak ada kenaikan harga elpiji 12 kg tahun depan.

Sebelum mengambil keputusan, Ketua Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika sempat mengingatkan potensi peningkatan volume subsidi elpiji 3 kg, jika ada kenaikan harga elpiji 12 kg. "Angka ini dengan asumsi harga Elpiji 12 kg naik atau tidak?" kata dia di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/6).

Advertisement

Dia pun meminta pemerintah mencari solusi untuk mengatasi selisih harga tersebut. Komisi VII belum bisa yakin upaya pemerintah dengan melakukan sistem distribusi tertutup dapat menjamin penyaluran Elpiji 3 kg bisa tepat sasaran.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM I.G.N. Wiratmaja menjawab pertanyaan tersebut dengan mengatakan bahwa harga Elpiji 12 kg tidak akan naik tahun depan. Dia memperkirakan harga acuan Saudi Aramco untuk tahun depan berada pada kisaran US$ 480 per ton. Sementara asumsi nilai tukar rupiah sebesar Rp 13.000 sampai 13.400 per dolar Amerika Serikat (AS).

" Tidak naik 12 kg. Prediksi kami duduk bareng pertamina pada 2016 kisarannya tidak naik," ujar Wiratmaja. Dengan dasar ini dia optimistis bahwa tambahan alokasi volume Elpiji yang diusulkan pemerintah sebesar 6,60 juta ton akan cukup.

Tidak hanya untuk 12 kg, pemerintah juga menyebut tidak akan menaikkan harga elpiji 3 kg. Ini dilakukan untuk menjaga disparitas harga dua produk Elpiji tersebut. Pemerintah akan menerapkan sistem kartu untuk penjualan elpiji 3 kg.

Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang mengatakan harga Elpiji 12 kg mengikuti harga pasar, jadi sulit untuk memastikan apakah ada kenaikan harga atau tidak tahun depan. Namun, Pertamina memproyeksikan tidak ada kenaikan harga pada 2016.

"Kalau kami analisis ada kecenderungan akan turun karena kami sedang efisiensi dari irak," ujar dia.

Reporter: Arnold Sirait
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait