Fungsi Paru Paru Lengkap dengan Antomi dan Mekanismenya

Paru-paru merupakan organ pernapasan yang penting bagi tubuh. Selain itu, fungsi paru paru juga bisa untuk melindungi jantung dan menyeimbangkan pH dalam tubuh.
Image title
29 Desember 2021, 11:50
Fungsi Paru Paru Lengkap dengan Antomi dan Mekanismenya
pixabay.com
Ilustrasi paru-paru manusia

Fungsi paru paru yaitu sebagai organ dalam sistem pernapasan. Paru-paru merupakan organ yang bertugas untuk mengatur udara masuk dan memisahkan oksigen dengan karbon dioksida. Sama halnya dengan ginjal, paru-paru juga ada dua yaitu paru-paru kiri dan kanan.

Organ ini memiliki peran penting dalam tubuh manusia. Ingin tahu apa saja fungsi paru-paru? Berikut penjelasan lengkapnya.

Anatomi Paru-paru beserta Fungsinya

Sudah disinggung sebelumnya bahwa paru-paru manusia ada dua, yaitu bagian kanan dan kiri. Ukuran dari paru-paru ini ternyata berbeda. Menurut penjelasan di hellosehat.com, paru-paru kiri pada orang dewasa beratnya sekitar 325 – 550 g. Sedangkan untuk paru-paru kanan beratnya sekitar 375 – 600 g.

Organ pernapasan ini terbagi menjadi beberapa bagian yang disebut dengan lobus.

Advertisement
  1. Paru-paru kiri terdiri atas dua lobus. Jantung berada dalam alur (takik jantung) yang letaknya ada di lobus bawah.
  2. Paru-paru kanan memiliki tiga lobus. Maka dari itu, organ ini memiliki ukuran dan berat yang lebih besar dibandingkan paru-paru kiri.

Paru-paru dipisahkan oleh area yang disebut mediastinum. Area ini berisi jantung, trekea, kerongkongan, dan kelenjar getah bening. Organ paru-paru ditutupi oleh selaput pelindung yang dikenal dengan nama pleura dan dipisahkan dari rongga perut oleh diafragma otot.

Bagian-bagian paru-paru
Bagian-bagian paru-paru (pixabay.com)

Berikut ini penjelasan tentang anatomi paru-paru.

1. Pleura

Pleura adalah membaran tipis berlapis ganda yang melapisi paru-paru. Lapisan ini mengeluarkan cairan bernama cairan serous. Fungsinya untuk melumasi bagian rongga dalam paru agar tidak mengiritasi paru saat mengembang dan berkontraksi ketika bernapas.

Pleura terdiri dari dua lapis, seperti berikut:

  • Pleura dalam (visceral) yaitu lapisan di sebelah paru-paru.
  • Pleura luar (pariental) yaitu bagian yang melapisi dinding dada.

Diantara dua lapiran pleura ini ada bagian yang bernama rongga pleura.

2. Bronkus

Bronkus adalah cabang batang tenggorokan yang letaknya setelah tenggorokan (trakea) sebelum paru-paru. Bronkus merupakan saluran udara untuk memastikan udara masuk dengan baik dari trakea ke alveolus.

Fungsi dari bagian ini yaitu untuk mencegah infeksi. Sebab bronkus dilapisi oleh berbagai jenis sel termasuk sel berambut dan belendir. Sel inilah yang nantinya dapat menjerat bakteri pembawa penyakit agar tidak masuk ke paru-paru.

4. Bronkiolus

Bagian bronkus utama akan membelah atau bercabang menjadi bronkus dengan ukuran lebih kecil yang memiliki kelenjar kecil dan tulang rawan di bagian dindingnya. Bronkus yang lebih kecil ini nantinya membelah menjadi tabung lebih kecil lagi. Tabung inilah yang disebut bronkiolus.

Sehingga dapat dikatakan bahwa bronkiolus adalah cabang kecil yang tidak memiliki kelenjar atau tulang rawan. Fungsinya untuk menyalurkan udara dari bronkus ke alveoli. Fungsi lain dari bagian ini yaitu untuk mengontrol udara yang masuk dan keluar saat bernapas.

5. Alveoli

Fungsi paru paru juga ditunjang oleh adanya organ alveoli. Bagian ini merupakan kantung yang ada di ujung bronkiolus. Alveoli atau alveolus berguna untuk tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida.

Organ ini nantinya akan menyerap oksidan dari udara kemudian dibawa oleh bronkiolus dan mengalirkan ke dalam udara. Sementara itu, karbon dioksida akan mengalir dari darah ke alveoli untuk dihembuskan keluar.

Fungsi Organ Paru-paru dan Mekanismenya

Fungsi paru-paru adalah sebagai organ penunjang sistem pernapasan. Organ ini bekerja dengan mekanisme yang rumit namun prosesnya berjalan sangat cepat sehingga kita tidak pernah menyadarinya.

Mengutip dari sehatq.com, proses pernapasan dimulai saat udara masuk melalui hidung atau mulut. Setelah masuk, udara akan menuju tenggorokan dan menuju trakea. Dari trakea udara menuju ke bronkus kiri dan kanan.

Kemudian udara masuk ke bronkiolus dan masuk ke aveoli. Dalam aveolus dilapisi oleh jaring yang terbentuk dari pembuluh dara berukuran kecil yakni kapiler. Di fase ini terjadi pertukaran oksigen dan karbon dioksida.

Proses pertukaran disebut respirasi atau pernapasan. Jadi fungsi paru-paru sebagai organ ekskresi yaitu untuk mengeluarkan zat sisa berupa karbon dioksida dan uap air.

Selain untuk mengeluarkan gas, paru-paru juga memiliki beberapa fungsi lain. Berikut beberapa fungsi paru-paru dalam sistem pernapasan.

1. Melindungi Organ Jantung

Fungsi paru paru yang pertama yaitu melindungi organ jantung. Paru-paru memiliki ukuran besar dan empuk sehingga bisa menjadi bantalan pelindung. Terutama untuk melindung jantung dari berbagai benturan.

2. Menyeimbangkan pH

Paru-paru juga bisa mengatur keseimbangan pH. Jika karbon dioksida terlalu banyak, maka lingkungan dalam tubuh menjadi asam. Saat hal ini terjadi, paru-paru bisa mendeteksinya dengan cara menambah ritme pernapasan agar karbon dioksdia lebih cepat yang terbuang.

3. Tempat Penyaring

Fungsi paru-paru yang ketiga yaitu untuk menyaring darah kecil dan gelembung udara yang bisa memicu kondisi emboli paru. Emboli merupakan penyumbatan aliran darah yang dapat menggangu penyebaran oksigen ke seluruh tubuh.

4. Menampung Darah

Paru-paru juga merupakan organ yang berperan untuk menampung darah. Jumlah darah yang tertampung sesuai dengan kondisi tubuh. Fungsi paru paru ini berguna saat Anda melakukan aktivitas fisik yang berat. Misalnya saat olahraga.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait