Penyebab Sesak Nafas yang Perlu di Waspadai

Sesak nafas merupakan gangguan pada saluran pernapasan yang cukup menggangu. Kondisi tersebut disebabkan oleh beberapa hal seperti: asam, obesitas, cemas, dan lain sebagainya.
Image title
26 Januari 2022, 13:47
Ilustrasi sesak nafas
alodokter.com
Ilustrasi sesak nafas

Sesak nafas adalah gangguan saluran pernapasan yang banyak dikeluhkan orang. Bentuk sesak napas berbeda-beda ada yang tergolong ringan hingga berat. Apa saja yang menjadi penyebab sesak napas ? Simak penjelasan berikut.

Penyebab Sesak Nafas

Menurut penjelasan dari Mayo Clinic, sesak napas umumnya terjadi karena ada masalah di jantung dan paru-paru. Gangguan ini terjadi karena karbon dioksida tidak terproses dengan baik.

Keluhan sesak napas ini juga bisa terjadi pada kondisi tertentu. Berdasarkan keterangan di klikdokter.com, berikut beberapa kondisi yang menyebabkan sesak nafas.

1. Penyakit asma

Asma adalah salah satu penyebab seseorang mengalami sesak nafas. Umumnya asma dipicu oleh faktor keturunan dan riwayat alergi.

Advertisement

Gangguan pernapasan pada penderita asma sangat beragam. Ada yang bersifat ringan namun ada juga yang berat. Umumnya sesak napas yang terjadi dipicu oleh beberapa hal, misalnya asap, debu, perubahan suhu, hingga saluran pernapasan.

2. Terjadi alergi

Penyebab sesak nafas lainnya yaitu karena alergi. Sesak napas yang dirasakan penderita alergi bisa mengarah ke kondisi syok hingga mengancam jiwa. Kondisi seperti ini umumnya disertai dengan keringat dingin, penurunan kesadaran, dan tekanan darah menurun. Sehingga bagi Anda yang mempunyai alergi, sebaiknya hati-hati apabila muncul keluhan sesak napas.

3. Infeksi pada saluran pernapasan

Sesak napas juga bisa disebabkan adanya infeksi. Kondisi ini sering dialami oleh perokok, orang yang terbiasa terkena asap atau polusi, dan kelompok dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

Beberapa masalah pernapasan yang disebabkan oleh infeksi antara lain bronkitis, pneumonia, penyakit paru obstruksi kronik (PPOK), dan sinusitis. Kesulitan bernapas juga bisa ditandai dengan gejala seperti demam, batuk, pilek, dan nyeri pada area dada.

4. GERD

Gastroesophageal reflux atau GERD merupakan kondisi saat esofagus mengalami iritasi akibat asam lambung naik. Penyakit ini biasanya ditandai dengan rasa terbakar di daerah dada hingga ke kerongkongan. Pada kondisi kronis, sesak napas lebih dominan dibandingkan rasa terbakar tersebut.

Sesak nafas akibat GERD disebabkan adanya aspirasi asam lambung di paru-paru dan terstimulasinya saraf vagus. Akibatnya, terjadi penyempitan pada bronkus yang memunculkan keluhan sesak napas.

5. Gagal jantung

Penyebab sesak nafas lainnya yaitu karena gagal jantung Kondisi ini terjadi karena irama jantung tidak beraturan, serangan jantung, dan tekanan darah tinggi yang tidak bisa terkendali. Pada keadaan gagal jantung, sesak napas bisa terjadi saat istirahat atau beraktivitas. Biasanya disertai juga dengan pembengkakan di kedua kaki.

6. Gagal ginjal

Sesak napas juga bisa disebabkan oleh gagal ginjal. Kita mungkin lebih mengenal tanda gagal ginjal dari jumlah urine yang dihasilkan. Biasanya pada penderita penyakit ini, urine yang dihasilkan lebih sedikit.

Padahal untuk beberapa kasus, gagal ginjal juga bisa menyebabkan penderitanya mengalami sesak napas. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya penumpukan cairan dalam tubuh terutama di paru-paru yang tidak bisa dikeluarkan oleh ginjal.

7. Anemia

Anemia adalah sebuah kondisi saat seseorang tidak mempunyai sel darah merah yang cukup untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Masalah kesehatan ini biasanya ditandai dengan lemah, letih, lesu, lunglai, dan lalai atau yang sering disingkat 5L.

Untuk kondisi anemia berat, biasanya seseorang akan merasakan sesak saat bernapas. Hal tersebut bisa terjadi karena jantung bekerja lebih berat dibandingkan biasanya untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Padahal jumlah darah yang membawa oksigen nutrisi jumlahnya tidak banyak.

8. Ketidakseimbangan hormon tiroid

Masalah sesak nafas juga bisa diakibatkan karena hormon tiroid dalam tubuh tidak seimbang. Gangguan yang dimaksud yaitu hipertiroid maupun hipotiroid yang membuat otot pernapasan menjadi lemah dan fungsi paru-paru menurun.

Selain sesak napas, kondisi hipertiroid juga bisa diikuti dengan gejala peningkatan metabolisme seperti mudah berkeringan, sulit fokus, rambut rontok, jantung berdetak dengan cepat, hingga meningkatkan tekanan darah.

Sementara itu, pada kondisi hipotiroid seseorang bisa merasakan gejala seperti mudah lelah, kedinginan, sulit buang air besar, kulit kering dan obesitas.

9. Obesitas

Penyebab sesak nafas lainnya yaitu obesitas atau kegemukan. Berat badan yang berlebih bisa mengakibatkan orang tersebut menjadi kesulitan bernapas. Obesitas membuat lemak menumpuk diseluruh tubuh khusus pada bagian dinding dada, perut, dan saluran pernapasan atas yang memicu radang.

Dari hal tersebut membuat seseorang dengan berat badan berlebih mudah mengalami sesak napas. Sebab dada tidak bisa mengembang dengan maksimal dan fungsi paru-paru menjadi menurun.

10. Cemas

Cemas mungkin bisa dirasakan siapa saja. Namun cemas yang berlebih ternyata bisa memicu sesak nafas. Pada saat seseorang panik atau cemas, tanpa disadari napas akan lebih cepat dan pendek.

Hal tersebut membuat karbon dioksida dalam darah meningkat dan mengakibatkan sesak nafas. Kondisi tersebut juga memicu masalah kesehatan lainnya seperti rasa tidak nyaman di sekitar dada, kesemutan, nyeri dada, hingga bibir mengering.

Itulah sepuluh penyebab sesak nafas yang perlu diwaspadai. Setiap orang mungkin memilih penyebab yang berbeda, maka dari itu kita perlu memahami penyebab sesak nafas yang sedang dialami.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait