Kebijakan larangan ekspansi ritel modern di desa untuk lindungi UMKM perlu diimbangi strategi agar tidak ganggu distribusi dan akses pasar usaha kecil.
Menteri Perdagangan Budi Santoso membantah anggapan bahwa kehadiran minimarket seperti Alfamart dan Indomaret menyebabkan usaha toko kelontong mengalami penyusutan.
Polemik wacana pemerintah untuk menyetop ekspansi ritel modern untuk membuka gerai baru di wilayah desa terus menuai perhatian. Rencana tersebut bergulir sejak akhir tahun lalu. Seperti apa polemiknya
Emiten pemilik jarigan minimarket Alfamart (AMRT) merespons imbauan pemerintah melalui Kementerian Koperasi yang meminta ritel modern tidak lagi menambah gerai baru di wilayah pedesaan.
Pengelola gerai ritel modern Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), menjajaki kerja sama dengan Layar Digi untuk menghadirkan bioskop mini atau microcinema di sejumlah gerai minimarket-nya.
Pemerintah mulai menyusun ulang peta perdagangan ritel di desa. Kementerian Koperasi meminta jaringan ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret memberi kesempatan pada koperasi desa untuk berkembang
Kementerian Koperasi (Kemenkop) meminta gerai ritel modern seperti PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart dan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) tidak membuka gerai baru di desa.
Kombinasi aksi pembelian kembali saham (buyback) dan momentum libur panjang Natal dan Tahun Baru dinilai berpotensi menjadi katalis positif bagi emiten ritel PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).
Tantangannya adalah bagaimana warung dan UMKM dapat bertransformasi, memperkuat kualitas layanan, dan menemukan ceruk pasar di tengah perubahan perilaku konsumen.
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart dan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) atau Indomaret mencatatkan pertumbuhan laba pada semester I 2025. Namun, siapa yang paling untung?
Nama Djoko Susanto kembali diperbincangkan di tengah sejumlah aksi korporasi yang dilakukan dua emiten miliknya PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI).
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), emiten pengelola jaringan ritel Alfamart, kembali membuat langkah strategis di sektor ritel domestik. Perusahaan yang dikendalikan pengusaha Djoko Susanto itu res