Bursa Efek Indonesia mengungkap alasan di balik IPO PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) yang hanya melepas saham free float ke publik sebesar 20,02%.
MSCI menunda rebalancing status pasar RI kendati masih mempertahankan status Indonesia di emerging market. Tak hanya itu, overhang juga masih membayangi pasar modal Tanah Air.
Dalam pengumuman terbarunya, MSCI menyatakan Bursa Efek Indonesia (BEI) masih terancam turun dari kelas pasar berkembang (emerging market) ke pasar perintins (frontier market).
Status Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai lembaga yang independen mulai dipertanyakan seiring langkah DPR mengesahkan ketentuan baru dalam revisi UU P2SK.
Diketuknya revisi Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) memberikan dampak pada BEI.
Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melakukan diskusi bersama MSCI terkait hasil penilaian lembaga penyedia indeks global itu terhadap pasar RI dalam hasil review terbarunya.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengatakan, hasil tinjauan MSCI menjadi masukan bagi otoritas pasar modal untuk mempertegas arah reformasi.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menetapkan effrey Hendrik sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026–2030. Jeffrey terpilih setelah melalui serangkaian seleksi.