Wall Street bangkit usai Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran yang semula dijadwalkan pada malam hari dan menyebut rencana kesepakatan dengan negara itu.
Indeks bursa Wall Street di Amerika Serikat (AS) ditutup turun pada perdagangan Rabu (10/6) waktu setempat, menyusul ancaman Donald Trump ke Iran dalam konflik Timur Tengah.
Wall Street ditutup anjlok dengan Nasdaq runtuh 4,18% pada Jumat (5/6) dipicu aksi jual besar-besaran di sektor semikonduktor, mengakhiri tren positif pasar.
Bursa Wall Street di AS ditutup bervariasi pada Kamis (5/6), dengan Indeks Dow Jones mencetak rekor tertinggi baru di tengah rotasi investor dari saham teknologi dan AI ke saham-saham sektor defensif.
Bursa saham Wall Street Amerika Serikat (AS) ditutup turun pada perdagangan Rabu (4/6), di tengah tekanan kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Bursa Wall Street mencetak rekor tertinggi pada perdagangan Selasa (2/6). Hal itu terjadi tatkala pasar mencermati perkembangan hubungan Amerika Serikat–Iran seiring memburu saham-saham teknologi.
Bursa Wall Street AS mencapai rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (1/6). Salah satu penopangnya, harga saham Nvidia yang melonjak setelah meluncurkan cip baru untuk laptop.
Indeks bursa Wall Street di Amerika Serikat ditutup naik pada perdagangan Kamis (28/5) ditopang naiknya saham-saham teknologi. Selain itu pelaku pasar optimis terhadap potensi genjatan senjata
Indeks saham Wall Street di Amerika Serikat ditutup naik pada perdagangan Jumat (22/5) waktu setempat setelah imbal hasil (yield) obligasi treasury melandai.
Wall Street cetak rekor penutupan baru dengan Dow Jones tembus 50.285,66 poin meski harga minyak dunia mengalami pelemahan dan pasar waspadai konflik Timur Tengah.
Wall Street menguat didorong penurunan harga minyak dan imbal hasil obligasi, serta optimisme meredanya konflik Timur Tengah sambil menanti laporan kuartalan Nvidia.
Bursa Saham AS ditutup melemah imbas lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah dan ketegangan geopolitik, dengan indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq terkoreksi.