Saham emiten Grup Salim Bakrie PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melonjak pada perdagangan saham hingga sesi pertama Senin (5/1). Apa saha penopangnya?
Saham-saham milik Grup Bakrie kembali mencuri perhatian pasar. Saham BUMI dan BRMS melonjak di tengah derasnya aksi beli asing, seiring masuknya Grup Salim.
Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS) paling banyak diborong investor asing pada perdagangan saham hari perdana 2026, Jumat (2/1).
Harga saham emiten-emiten dekapan Grup Bakrie PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) kompak melesat di tengah kenaikan IHSG sesi I hari ini.
Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) terpantau paling banyak diborong investor asing saat IHSG mencetak rekor pada perdagangan kemarin.
Kebangkitan saham-saham Grup Bakrie kembali mencuri perhatian investor pada akhir 2025. Sejumlah emiten di bawah grup ini mulai dari BRMS, BUMI dan ENRG. Mana yang menarik untuk investasi 2026?
Kinerja emiten Grup Bakrie PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) kian bergeliat. Bahkan saham BRMS telah melonjak hingga mencapai 183,24% secara year to date (ytd). Bagaimana prospek dan target harga?
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan entitas anak usahanya PT Citra Palu Minerals (CPM) memperoleh pinjaman sindikasi dari perbankan senilai US$ 625 juta atau setara Rp 10,44 triliun.
Emiten tambang emas milik Grup Bakrie, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) memastikan rencana pemerintah menarik tarif bea keluar untuk ekspor emas 15%, tidak akan berdampak pada pendapatan.