Pemegang saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyetujui pelaksanaan kuasi reorganisasi. Keputusan itu diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar Senin (2/6).
Bumi Resources akan memanfaatkan dana tersebut untuk berbagai biaya perbaikan dan peningkatan daya dukung lingkungan, seperti pengurangan emisi, penanaman pohon, dan pelestarian keanekaragaman hayati.
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) melalui anak usahanya, PT Citra Palu Minerals (CPM) menemukan cadangan mineral dengan kandungan emas tinggi di Palu.
BUMI bersama anak usahanya KPC berkomitmen melestarikan habitat dan menyediakan rumah baru bagi orang utan di lahan pasca tambang melalui proses reklamasi.
BUMI membeberkan upaya yang dilakukan setelah penambangan selesai dilakukan atau pada tahap mine out tidak hanya fokus pada pemulihan lingkungan tetapi juga mempertahankan kesejahteraan warga.
KPC, anak usaha BUMI Resources, berhasil menyulap lahan bekas tambang batu bara di Sangatta, Kalimantan Timur, menjadi kawasan ekowisata dengan konsep berkelanjutan.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI), membukukan penurunan laba bersih yang signifikan 97% menjadi US$ 10,09 juta atau sekitar Rp 172 miliar pada 2023. Imbas kondisi pasar dan penurunan harga batu bara.
Anak usaha Bumi Resources, Kaltim Prima Coal (KPC) memanfaatkan air pasca-tambang batu bara untuk diolah kembali menjadi pasokan air bersih di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Bumi Resources menjadi produsen batu bara dengan pemanfaatan EBT tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 69% dari total konsumsi listriknya. Urutan kedua ditempati PTBA dengan 64%.