Sejauh ini, Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah tersebar di 38 provinsi, 510 kabupaten/kota, dan 10.132 puskesmas. Rata-rata, CKG diikuti 340 ribu penduduk per hari.
Pemerintah resmi meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk anak usia sekolah pada Senin (4/8), yang bertujuan untuk mendeteksi masalah pada tubuh anak-anak dan sebagai edukasi kesesehatan.
Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan tiga program nasional — Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, dan Cek Kesehatan Gratis — sebagai bagian dari peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia
KB Bank gelar program SIAP SEHAT Pensiunan Sehat di tujuh kota untuk bantu pensiunan tetap sehat dan mandiri, lewat layanan cek kesehatan gratis, edukasi, dan sosialisasi keuangan.
Hal program cek kesehatan gratis menunjukkan, tiga masalah kesehatan utama masyarakat, yakni hipertensi, diabetes militus, dan ganggung kesehatan gigi.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin berencana menjangkau siswa di 200 ribu sekolah untuk melakukan cek kesehatan gratis (CKG) mulai tahun ajaran baru.
Mulai Juli 2025, Cek Kesehatan Gratis diperluas ke 200 ribu sekolah dan pesantren, menambah capaian program yang sudah berjalan di 10 ribu Puskesmas sejak Februari 2025.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengajak seluruh ojek online (ojol) untuk mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CGK) yang digelar oleh Grab.
Cek kesehatan gratis telah dimulai di Indonesia, menarik antusiasme warga, termasuk di Puskesmas Pasar Minggu. Program ini kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi layanan cek kesehatan gratis untuk 30 orang per hari di setiap Puskesmas yang akan dilaksanakan mulai Senin (9/2).
Program cek kesehatan gratis akan mulai bergulir di 10 ribu puskesmas dan 15 ribu klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan mulai hari ini, Senin (10/2).