Telkom terus mendorong transformasi ke arah yang lebih berkelanjutan. Beragam inovasi dikembangkan guna mengurangi jejak karbon dan menciptakan dampak positif yang lebih luas.
Industrialisasi Hijau membuka peluang penciptaan lapangan kerja hijau yang layak melalui empat bentuk transformasi, dengan proyeksi jumlahnya yang terus meningkat hingga 2029.
Hasil PISA 2025 menunjukkan skor literasi membaca dan sains siswa Indonesia mengalami kenaikan, sementara matematika turun tipis di tengah tren penurunan global.
Indonesia menempati peringkat ketiga negara berisiko bencana tertinggi dunia, dengan ribuan kejadian didominasi bencana hidrometeorologi dan geologi sepanjang 2026.
Kemenkominfo menegaskan larangan kuota internet hangus sesuai putusan MK, didukung Komisi I DPR yang menyebutnya langkah baik untuk melindungi konsumen.
Kabut Asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyebabkan lonjakan kasus ISPA hingga 50.891 kasus di tujuh provinsi, dengan peningkatan nasional 45% secara tahunan.
Industrialisasi Hijau memadukan tujuan ekonomi dan transformasi rendah karbon dengan tiga pilar utama: energi baru terbarukan, mineral kritis, dan manufaktur.
Kesetaraan membuka lebih banyak ruang untuk tumbuh dan memimpin. TelkomGroup mewujudkan komitmen tersebut melalui peningkatan keterwakilan perempuan dan berbagai kebijakan yang mendukung inklusivitas.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih tercantum dalam anggaran pendidikan RAPBN 2027 meski MK memerintahkan pemisahan, karena dokumen anggaran disusun sebelum putusan keluar.
Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater kian populer di Indonesia dengan pembiayaan mencapai Rp44,1 triliun, didorong gaya hidup konsumtif generasi muda yang menjadi sorotan OJK.