Transition financing adalah pembiayaan untuk mendukung peralihan dari praktik yang merugikan lingkungan menuju solusi yang lebih berkelanjutan, seperti energi terbarukan dan efisiensi energi.
Komitmen BRI dalam implementasi ESG tercermin dari portofolio pembiayaan berkelanjutan (sustainable financing portfolio) BRI pada akhir Desember 2023 yang mencapai Rp777.3 triliun.
KPR green financing dari BRI sejalan dengan upaya pencapaian SDGs, serta kepedulian terhadap pemeliharaan lingkungan, khususnya terkait energi terbarukan.
Meraup dana Rp 5 triliun dari penerbitan green bond, BNI mengalokasikannya untuk proyek-proyek ekonomi berkelanjutan. Juga untuk inisiatif program pengurangan emisi rumah kaca.
Pembiayaan berkelanjutan termasuk transition loan terus meningkat. Kerja sama Bank DBS dengan berbagai pihak menghadirkan solusi bagi isu lingkungan dan sosial yang komprehensif.
Bank Mega memastikan operasi bisnis tidak hanya berfokus pada laba. Keseimbangan mengelola kinerja berwawasan lingkungan, sosial, dan tata kelola menjadi hal signifikan.
AIPF merupakan forum yang fokus kepada bidang keuangan berkelanjutan dan inovatif. Dan sebagai bank pelat merah, Bank Mandiri berkomitmen terus mengembangkan sustainable banking.
Melalui taksonomi hijau, OJK mendorong agar sektor jasa keuangan untuk ikut serta dalam menangani perubahan iklim di Indonesia. Insentif dan disinsentifnya akan disiapkan OJK bersama pemerintah.