Indonesia memanfaatkan gelombang AI global dengan mengembangkan hilirisasi pasir silika, membuka peluang bagi emiten seperti MITI, CUAN, dan KLAS di industri teknologi.
Warganet Indonesia memanfaatkan grup politik AS dan Australia untuk membuat meme dan mengejar cuan dari Meta. Fenomena ini mengubah engagement, kemarahan, dan polarisasi menjadi komoditas.
Grup Salim membawa Nintendo ke Indonesia. Di tengah pasar gim yang mencapai lebih dari US$ 1,1 miliar, sejumlah konglomerat lain juga telah masuk ke bisnis ini.
Apindo menyatakan pelaku industri manufaktur belum cukup yakin momentum ekspansi akan berlangsung secara berkelanjutan untuk melakukan ekspansi tenaga kerja dalam skala yang lebih besar.
Putusan MK yang melarang kuota internet hangus dinilai berpotensi memicu penyesuaian tarif dan paket internet. Besarnya dampak masih menunggu aturan turunan Komdigi.
Asosiasi Pangan Gizi Indonesia (APGI) 3T mendukung kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang melarang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menggunakan barang bersubsidi.
Temasek, KWAP, MDI Ventures, dan BRI Ventures sama-sama merugi investasi di startup. Namun, nasib hukum BUMN, lembaga pengelola dana pensiun, dan anak usaha BUMN ini berbeda di tiap negara.
Twibbon MPLS yang diunggah ke media sosial ternyata menyimpan risiko. Pakar keamanan siber mengingatkan data pribadi siswa bisa dimanfaatkan untuk penipuan hingga deepfake.
Ericsson menilai meningkatnya penggunaan aplikasi AI dalam beberapa tahun ke depan akan mendorong kebutuhan terhadap kapasitas jaringan yang lebih besar.