Emiten perbankan pelat merah PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau BTN membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 2,4 triliun pada paruh pertama 2026.
Ringankan cicilan dengan program BRI KPR Take Over. Nikmati bunga spesial mulai 3,00%, tenor fleksibel hingga 25 tahun, serta fasilitas top up dana sekarang.
KPR subsidi tenor 40 tahun digadang mempermudah masyarakat memiliki rumah. Namun, di balik cicilan yang lebih ringan, tersimpan risiko utang lebih panjang dan bunga yang lebih besar.
Kebijakan perpanjangan tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi hingga 40 tahun menawarkan angin segar bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian dengan cicilan lebih ringan.
Kebijakan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75% memberikan sentimen negatif kepada emiten yang sensitif terhadap suku bunga seperti properti.
Keputusan tenor Kredit Pemilikan Rumah alias KPR subsidi hingga 40 tahun dinilai memiliki potensi risiko terhadap likuiditas perbankan dan beban APBN dalam jangka panjang.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menyatakan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dengan tenor hingga 40 tahun telah disepakati dan siap dijalankan.
Pemerintah akan memperpanjang tenor kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi hingga 40 tahun. Sedangkan bunganya tetap sebesar 5%, meski ada kenaikan BI rate.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengatakan aturan skema tenor cicilan KPR Rumah Subsidi hingga 40 tahun diharapkan dapat rampung pada tahun ini.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan adanya rencana perpanjangan tenor kredit pemilikan rumah (KPR) menjadi 40 tahun.
Emiten perbankan pelat merah PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menargetkan KPR di kisaran 7–10% pada 2026. Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu juga membidik penyaluran 240 ribu rumah