Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan usulan kebutuhan anggaran tahun 2027, salah satunya untuk bedah rumah.
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, mengatakan telah menyampaikan permintaan maaf karena kinerja kementeriannya belum ada progress sesuai target tahun ini.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait telah membatalkan rencana revisi luas rumah subsidi dari minimal 21 meter persegi menjadi 18 meter persegi.
Menteri PKP menyampaikan adanya kemungkinan untuk membatalkan pembangunan rumah subsidi yang didesain dengan luas bangunan 14 meter persegi (m2) jika tidak mendapat tanggapan positif dari masyarakat.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan sedang merancang aturan untuk mencegah satu orang mempunyai lebih dari satu rumah, sehingga berpotensi jadi objek investasi.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengatakan telah banyak pengembang yang berminat membangun rumah subsidi dengan luas bangunan hanya 14 meter persegi.
Menteri Maruarar Sirait akan mendonasikan seluruh gaji yang diterima dari Siloam untuk membantu menyelesaikan masalah konsumen Meikarta, ditargetkan selesai dalam tiga bulan.