Roblox resmi wajibkan verifikasi usia dan hapus fitur chat untuk pengguna anak di bawah 13 tahun di Indonesia, sebagai bentuk kepatuhan terhadap PP Tunas 2025.
Roblox resmi mewajibkan verifikasi usia dan menghapus fitur chat untuk anak di Indonesia. Komdigi menyebut Indonesia mungkin menjadi yang pertama mengatur gim.
Roblox mewajibkan verifikasi usia pengguna di Indonesia untuk mematuhi PP Tunas. Pengguna yang tak verifikasi akan kehilangan fitur chat dan dibatasi gimnya.
Head of Public Policy, TikTok Indonesia Hilmi Ardianto mengatakan ke depan, TikTok masih akan berupaya membuat membuat sistem untuk mengenali para penggunanya.
Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi nyata TelkomGroup dalam mendukung implementasi PP TUNAS sekaligus mendorong terciptanya ekosistem digital nasional yang sehat dan inklusif.
Kementerian Komdigi menyatakan YouTube, Instagram, Facebook, Threads, TikTok, X, dan Bigo Live telah mematuhi PP Tunas, sementara Roblox belum. Apakah akun anak langsung dinonaktifkan?
YouTube saat ini sudah berkomitmen untuk mematuhi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).
PP Tunas mengatur kewajiban platform digital dalam melindungi anak dari konten berisiko dan screen time berlebihan, termasuk penyediaan fitur sesuai usia dan larangan desain manipulatif.
Roblox buka suara menanggapi teguran Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi karena disebut belum patuh PP Tunas. Perusahaan menegaskan komitmen pada aturan dan perlindungan anak di Indonesia.
TikTok menjadi platform pertama yang melaporkan penghapusan 780 ribu akun anak di bawah 16 tahun di Indonesia, sebagai bentuk kepatuhan terhadap PP Tunas.
Roblox memperkenalkan dua akun berbasis usia, Roblox Kids dan Roblox Select, untuk menyelaraskan konten dan fitur keamanan sesuai aturan PP Tunas di Indonesia.