WIKA Beton akan memanfaatkan teknologi remote sensing dan machine learning Fairatmos untuk menganalisis potensi penyerapan karbon pada lahan perusahaan seluas 26 ha di Kariangau, Kalimantan Timur.
WIKA Beton meraih kontrak baru senilai Rp 4,19 triliun hingga Agustus 2022, atau naik 28% dari raihan kontrak baru pada periode yang sama tahun lalu, Rp 3,28 triliun.
Cum date pembagian jatah dividen WIKA Beton di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 26 April 2022. Adapun, pembagian di pasar tunai berlangsung pada 28 April mendatang.
Komisaris Wika Beton Harno Trimadi saat ini menjabat juga sebagai Direktur Prasarana Perkeretaapian, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.