Peternak Ayam Terancam Gukung Tikar Akibat Tertekan Produsen Raksasa

Nadya Zahira
30 November 2022, 10:15
Pedagang Ayam di Pasar Tradisional Sukatani Depok (28/09/2022).
Dok. Humas Jawa Barat
Pedagang Ayam di Pasar Tradisional Sukatani Depok (28/09/2022).

Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional atau GOPAN tertekan akibat perusahaan besar dari sektor perunggasan yang juga memasarkan produk ayam hidup di pasaran. Hal ini membuat para peternak kecil kalah saing.

 Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional atau GOPAN, Sugeng Wahyudi, mengatakan bahwa kondisi seperti saat ini sangat membahayakan para peternak kecil. Jika kondisi ini terus terjadi, maka usaha ternak kecil bisa gulung tikar.

 "Jadi bahayanya ini usahanya bisa gulung tikar, jadi pelaku pembudidaya atau peternak yang paling bawah, yang berbudidaya final stock ini bahaya," ujar Sugeng kepada awak media, di Jakarta, Selasa (29/11).

 Belum lagi saat ini kondisi harga daging ayam dan harga ayam di kandang tengah mengalami penurunan sejak Agustus hingga November 2022. Sedangkan harga input produksi merangkak naik. 

 Sugeng mengatakan, semestinya perusahaan besar tersebut tidak  memasarkan ayam hidup di pasaran sama seperti para peternak kecil lainnya. Perusahaan besar seharusnya hanya memasarkan produk olahan, sehingga para peternak kecil tidak merasa tertekan dan tidak bersaing di pasar yang sama. 

 "Peternak kecil memiliki keterbatasan, sementara perusahaan-perusahaan besar memiliki segala sumber dayanya yang ada, dana modalnya ada, mestinya juga sudah memikirkan itu, sehingga tidak terjadi kompetisi di pasar becek," ujarnya

Dia mengatakan, saat ini harga ayam  di kandang jauh di bawah harga acuan yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional. "Badan Pangan Nasional kan menetapkan Rp 21 ribu per kg, harga ayam di kandang kita saat ini hanya Rp 16-17 ribu per kg, jadi peternak ini menjerit," ujarnya.

 

Sugeng meminta agar pemerintah turun tangan menangani anjloknya harga ayam di tingkat petanu. Apalagi sebenatr agi permintaan ayam meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru.

 Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat rata-rata harga daging ayam (per kg) harian di pasar modern di beberapa provinsi telah menyentuh angka Rp 41,71 ribu per kg, data per Selasa, 29 November 2022. Secara keseluruhan, rata-rata minggu ini naik dibandingkan rata-rata minggu sebelumnya yang tercatat Rp. 41,46 ribu per kg.

Reporter: Nadya Zahira
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait