Transaksi Mobile Banking BRI Naik 61% di Masa Pandemi Covid-19

BRI yang mengalami lonjakan transaksi digital di tengah pandemi Covid-19. Kenaikan transaksi BRI digital melalui internet banking BRI, BRIMo, Marketplace
Image title
Oleh Tim Publikasi Katadata - Tim Publikasi Katadata
5 Mei 2020, 11:24
Bank BRI (BRIMo)
Katadata

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang mengalami lonjakan transaksi digital di tengah pandemi Covid-19. Lonjakan ini terjadi akibat pembatasan aktivitas dan penerapan physical distancing yang diterapkan pemerintah untuk mengurangi penyebaran virus corona.

 

BRI mencatat kenaikan transaksi digital melalui internet banking BRI, Mobile Banking BRI (BRImo) dan transaksi belanja di marketplace.

 

Berdasarkan data 3 bulan terakhir, transaksi nasabah yang menggunakan Internet Banking maupun BRImo di bulan Maret meningkat 61% dibandingkan Januari 2020. Adapun, lonjakan kenaikan transaksi mencatatkan sebanyak 32 juta kali transaksi dengan volume mencapai lebih dari Rp 20 triliun. Sedangkan, pertumbuhan transaksi BRImo pada Maret 2020 dibandingkan bulan sebelumnya tumbuh mencapai 28%.

 

“Kenaikan transaksi digital juga terjadi pada transaksi belanja di marketplace online. Pada Maret 2020 traksaksi ini meningkat sebesar 15% dibandingkan dengan posisi akhir Februari 2020,” ungkap Amam Sukriyanto, Corporate Secretary Bank BRI, di Jakarta, Selasa (5/5).

 

Amam menjelaskan tak hanya transaksi digital, tranksaksi e-channel berupa penarikan uang tunai di mesin ATM BRI juga mengalami kenaikan. Per hari rata-rata tercatat 3,1 juta kali transaksi di sepanjang bulan Maret. Angkanya lebih tinggi dibandingkan dengan bulan Januari dimana perhari rata rata terdapat 2,9 juta transaksi penarikan dan di Februari tercatat rata rata penarikan uang tunai sebanyak 3 juta kali transaksi per hari.

 

Sejumlah kenaikan tersebut tidak terlepas dari pembatasan-pembatasan yang dilakukan selama pandemi Covid-19. Terlebih saat ini pemerintah telah menetapkan sejumlah wilayah diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

 

“Sejak pertama kali virus corona menyebar di Indonesia pada awal Maret, Kami sudah gencar menghimbau masyarakat agar menggunakan layanan e-channel maupun e-banking BRI. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan perbankan melalui Agen BRILink terdekat dari tempat tinggalnya masing – masing. BRI juga telah menaikkan limit harian di e-commerce sehingga dapat memberikan keleluasaan transaksi nasabah selama adanya physical distancing,” pungkas Amam.

 

BRI memastikan peningkatan traffic transaksi ini tidak akan mengurangi kualitas transaksi digital BRI. Perseroan sudah mengantisipasi dengan menyiapkan back end infrastruktur yang mendukung saat terjadi lonjakan transaksi tinggi pada kondisi tertentu.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait