Jokowi Lanjut Kunjungi Maluku dan Lampung untuk Bagikan Bansos BBM

Presiden Jokowi mengunjungi beberapa daerah untuk membagikan bansos BBM.
Rizky Alika
2 September 2022, 10:42
Jokowi, bansos BBM
Biro Pers Sekretariat Presiden / Laily Rachev
Suasana Kantor Pos Cabang Sentani, Kabupaten Jayapura, ketika Presiden Joko Widodo, didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Sosial Tri Risma Harini, menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) Tahap 1, Rabu (31/08/2022).

Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana sudah tiba di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku sejak Kamis (1/9) malam. Dalam kunjungan ke Maluku, Jokowi akan membagikan bantuan sosial atau bansos berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang merupakan pengalihan subsidi BBM.

Kunjungan diawali dengan penyerahan bansos kepada para penerima manfaat di Pasar Olilit. "Bantuan sosial yang diberikan berupa bantuan modal kerja dan BLT," demikian tertulis dalam keterangan Biro Pers Sekretariat Presiden, dikutip Jumat (2/9).

Selanjutnya, Kepala Negara bakal menyerahkan BLT pengalihan subsidi BBM kepada masyarakat di Kantor Pos Saumlaki.

Setelahnya, Mantan Wali Kota Solo itu akan meninjau optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Wermomolin di Kepulauan Tanimbar.

Advertisement

Sore harinya, Presiden dijadwalkan lepas landas menggunakan Pesawat Khusus RJ-85 menuju Ambon, Maluku. Ia akan melanjutkan perjalanan ke Lampung melalui Bandar Udara Internasional Pattimura, dengan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Turut mendampingi Jokowi dan Iriana ialah Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Adapun, Jokowi mulai menyalurkan BLT pada Rabu (31/8) lalu. Presiden mengawali pembagian BLT itu di Kantor Pos Kabupaten Jayapura, Papua.

Dalam distribusi BLT, pemerintah bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Perusahaan pelat merah itu akan menyalurkan BLT dalam dua tahap, masing-masing sebesar Rp 300 ribu. Dengan demikian, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bakal mendapatkan Rp 600 ribu.

BLT ini akan dibagikan kepada 20,6 juta KPM di seluruh Indonesia. “Agar daya beli masyarakat, konsumsi masyarakat menjadi lebih baik,” kata Jokowi.

Pemerintah telah mengalokasikan dana bansos pengalihan subsidi BBM sebesar Rp 24,17 triliun. Alokasi tersebut dibagi ke dalam tiga bentuk bansos, yaitu BLT senilai Rp 12,4 triliun, bantuan subsidi upah Rp 9,6 triliun, dan bantuan melalui pemerintah daerah sebesar Rp 2,17 triliun.

Sementara, Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap sejumlah bansos yang diberikan pemerintah dapat meringankan beban masyarakat di tengah tekanan kenaikan harga.

“Ini diharapkan bisa mengurangi tekanan kepada masyarakat, bahkan mengurangi kemiskinan,” kata dia, Senin (29/8).

 

Reporter: Rizky Alika
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait