Buka Bioskop Kala Pandemi Masih Tinggi

Epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono menilai pembukaan bioskop justru sangat berisiko jika protokol kesehatan tak diterapkan secara ketat.
Image title
1 September 2020, 13:26

Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka bioskop menuai polemik. Hal ini disebabkan tren kasus Covid-19 di ibu kota masih menanjak. Hingga Senin (31/8) lalu, sekitar 21% kasus aktif nasional berasal dari Jakarta. Angka itu sekaligus menempatkan Jakarta dengan kasus aktif tertinggi di Indonesia. Selain itu, selama sepekan terakhir rata-rata terdapat tambahan 859 kasus harian.

Kendati demikian, Ketua Tim Pakar dan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengaku telah mengkaji pembukaan bioskop. Menurutnya, bioskop dapat menjadi medium untuk menghilangkan stres masyarakat, sehingga dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Sebaliknya, rencana pembukaan bioskop ini ditolak pakar epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono. Dia menganggap, tak ada korelasi ilmiah antara rencana pembukaan bioskop dengan peningkatan kekebalan tubuh. Pembukaan bioskop justru sangat berisiko jika protokol kesehatan tak diterapkan secara ketat.

“Itu mungkin hanya dihubung-hubungkan saja, padahal tidak berhubungan supaya orang mau nonton ke bioskop,” ujar Pandu pada Rabu (26/8).

(Baca: Melacak Penyebab Lonjakan Kasus Corona di Jawa Timur)

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.