Undang Ma'ruf Amin, JK Jelaskan Tugas Wapres yang Belum Rampung

Penulis: Ameidyo Daud

4/10/2019, 15.26 WIB

Kalla mengatakan tugas Wapres yang harus dilanjutkan adalah pemulihan pascabencana di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat.

Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla, Wakil Presiden.
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) hari Jumat (4/10) mengunbdang Wapres terpilih 2019-2024 ke Istana Wapres untuk berkeliling dan menjelaskan tugas RI 2 ke depan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla hari Jumat (4/10) mengundang Wapres terpilih Ma’ruf Amin untuk melihat kondisi Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan itu, Kalla juga menjelaskan Ma’ruf apa saja tugas RI 2 berikutnya yang perlu dilanjutkan.

Ma’ruf hadir di Kompleks Istana Wapres pukul 11.32 WIB dengan jas hitam, sarung, dan sorban. Pertemuan diawali dengan salat Jumat dan makan siang bersama. Setelahnya Kalla mengajak Ma’ruf berkeliling Istana sembari menjelaskan tugas Wapres.

Kalla mengatakan tugas Wapres yang harus dilanjutkan di antaranya pemulihan pascabencana di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat. “Pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) juga dilanjutkan,” kata Kalla.

(Baca: [Special Interview] Wapres Jusuf Kalla: Bekal untuk Pemerintahan Baru)

Keduanya juga sempat melihat ruang kerja protokol Wapres. Ma’ruf juga sempat berkenalan dengan seluruh staf Wapres. “Lalu diajak makan siang,” ujar Ma’ruf.

Pelantikan Joko Widodo dan Ma’ruf rencananya akan dilakukan tanggal 20 Oktober. Jokowi telah mengatakan, pembangunan infrastruktur tak akan ditinggalkan meski dirinya dan Ma’ruf akan fokus membangun sumber daya manusia (SDM) selama lima tahun ke depan.

“Kami fokus membangun SDM besar-besaran tanpa meninggalkan pembangunan infrastruktur yang dimulai lima tahun lalu,” kata Jokowi.

(Baca: Jokowi Tak Akan Setop Bangun Infrastruktur Meski Fokus Benahi SDM)

Jokowi memerintahkan agar reformasi pemerataan kualitas pendidikan bisa dilanjutkan. Apalagi menurutnya, pendidikan adalah fondasi pembangunan SDM. "Juga program pelatihan kewirausahaan yang dimiliki masing-masing kementerian/lembaga bisa disinergikan," kata Jokowi.

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan