Bursa Asia Naik Setelah Tiongkok Pangkas Bunga Repo, IHSG Turun 0,28%

Penulis: Happy Fajrian

18/11/2019, 13.12 WIB

Koreksi IHSG terutama disebabkan saham-saham sektor infrastruktur dan perdagangan yang terkoreksi paling dalam.

ihsg hari ini, ihsg sesi i, suku bunga, tiongkok
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I Senin (18/11) turun 0,28% di tengah hijaunya bursa Asia yang merespon penurunan suku bunga repo bank sentral Tiongkok.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengakhiri sesi I perdagangan siang ini, Senin (18/11), turun 16,88 poin atau 0,28% ke level 6.111,46. Sementara mayoritas bursa saham Asia bergerak naik merespon kebijakan bank sentral Tiongkok yang memangkas suku bunga 7 day reverse repurchase repo rate.

Bank sentral Tiongkok memotong suku bunga repo sebesar 5 basis poin menjadi 2,5%. Pemotongan suku bunga ini merupakan penurunan untuk pertama kalinya sejak 2015 yang langsung mendorong penguatan nilai tukar Yuan dan menurunkan imbal hasil obligasi.

Indeks dalam negeri mengawali perdagangan hari ini langsung turun ke level 6.126,41 walau sempat naik ke level 6.134,32. Namun IHSG sempat merosot hingga ke level 6.100,07. Di antara bursa Asia, hanya indeks Kospi yang bergerak sejalan dengan IHSG, turun 0,33%.

Sedangkan bursa saham lainnya, Strait Times naik 0,14%, Hang Seng naik 0,81%, Shanghai naik 0,43%, serta Nikkei 225 naik 0,24%.

(Baca: Inilah Saham-Saham Pilihan Hari ini di Tengah Prediksi Beragam IHSG)

“Pekan ini pelaku pasar masih akan mencerna perkembangan perang dagang," kata Direktur PT Anugerah Mega Investama  Hans Kwee di Jakarta hari ini.

Pada akhir pekan lalu, optimisme muncul terkait solusi perang dagang menyusul pernyataan penasihat ekonomi Pemerintah AS Larry Kudlow yang menyatakan Washington dan Beijing sudah semakin dekat untuk menandatangani perjanjian dagang untuk mengakhiri perang dagang selama 16 bulan.

Kendati demikian, Sekretaris Perdagangan AS Wilbur Ross menyatakan masih ada beberapa poin kesepakatan yang masih didiskusikan, namun dia meyakinkan bahwa kesepakatan akan terus diupayakan.

Perdagangan IHSG Sepi Transaksi

Perdagangan pada sesi I siang ini berlangsung relatif sepi. Total nilai transaksi perdagangan baru mencapai Rp 2,52 triliun dari 3,64 miliar saham yang ditransaksikan sebanyak 239.963 kali oleh investor. Sebanyak 231 saham turun, 136 saham naik, dan sisanya tak bergerak.

(Baca: Kesepakatan Dagang AS-Tiongkok di Depan Mata, Harga Emas Dunia Turun)

Koreksi IHSG didorong oleh seluruh indeks sektoral yang turun, kecuali sektor keuangan. Saham-saham indeks infrastruktur memimpin koreksi sebesar 1% dengan saham Tower Bersama Infrastructure (TBIG) turun 4,4% dan Telekomunikasi Indonesia (TLKM) turun 1,72%.

Setelah infrasturktur, sektor perdagangan cukup signifikan menekan laju IHSG dengan koreksi sebesar 0,88% dipengaruhi oleh saham-saham United Tractors (UNTR) yang turun 3,13%, Ace Hardware Indonesia (ACES) 2,66%, dan AKR Corporindo (AKRA) 2,45%.

Namun sektor keuangan sedikit menahan laju koreksi IHSG dengan kenaikan 0,24%. Saham-saham yang menopang sektor ini yaitu Victoria Insurace (VINS) yang meroket 31,09%, Bank Artos Indonesia (ARTO) 2,71%, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) 0,98%, serta Bank Mandiri (BMRI) naik 0,72%.

Sementara itu investor asing pada sesi I ini membukukan penjualan bersih (net sell) saham sebesar Rp 293,21 miliar di seluruh pasar. Saham Bank Central Asia (BBCA) dan Telkom (TLKM) menjadi sasaran jual investor asing masing-masing Rp 180,6 miliar dan Rp 80,8 miliar.

(Baca: Optimisme Perundingan AS-Tiongkok Dorong Rupiah Menguat di Awal Pekan)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan