Dukung Pembangunan Ibu Kota Baru, PGN Tambah 5.000 Sambungan Gas

Tahun ini, PGN menargetkan bisa menyelesaikan pembangunan 78 ribu jaringan gas (jargas) secara nasional.
Image title
30 Agustus 2019, 21:15
Stand PGN
Arief Kamaluddin | Katadata

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berencana menambah 5.000 sambungan gas rumah tangga pada 2020 di Kalimantan Timur. Ini sejalan dengan rencana pemerintah terkait pemindahan ibu kota negara, dari Jakarta ke Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Direktur Komerisal PGN Dilo Seno Widagdo mengatakan perseroan sudah melakukan tahap desain awal (Front End Engineering Design/ FEED) di Penajam Paser Utara untuk membangun 5.000 sambungan gas rumah tangga. Sehingga diharapkan pada 2020 jumlahnya bisa bertambah menjadi 10 ribu.

"Untuk pengembangan master plan ibu kota baru, kami sudah diajak bicara oleh Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) untuk ikut rancang sistem pipanisasi distribusi gas," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (20/8).

(Baca: PGN Siap Pasok Kebutuhan Gas Bumi ke Ibu Kota Baru di Kaltim)

Adapun tahun ini, PGN menargetkan bisa menyelesaikan pembangunan 78 ribu jaringan gas (jargas) secara nasional.  Sehingga pada tahun depan, ditargetkan pada tahun depan diahrapkan bisa menambah 293 ribu jargas.

Pihaknya juga tengah menyusun Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2019-2024, yang mana rencananya penyaluran gas akan bertambah dua kali lipat dari yang saat ini sebesar 8.000 billion British thermal unit per day (BBTUD).

Hingga  semester I 2019 PGN telah menyalurkan gas bumi sebesar 2.938 BBTUD. Rinciannya, volume gas distribusi sebesar 932 BBTUD, dan volume transmisi gas bumi sebesar 2.006 BBTUD.

(Baca: PGN Fokus Bangun Empat Proyek Infrastruktur Gas Tahun Ini)

PGN tercatat telah mmemiliki lebih dari 350.000 pelanggan dengan cakupan infrastrukur pipa gas bumi sepanjang lebih dari 10.000 km, termasuk jaringan gas untuk melayani sektor
rumah tangga sepanjang lebih dari 3.800 km. Targetnya, pada 2020 perrseroan diharapkan bisa membangun 1.000 km pipa gas.

PGN juga memiliki program membangun jaringan pipa distribusi sepanjang 500 km, pipa transmisi 528 km, tujuh stasiun pengisian Gas alam cair (LNG) untuk truk atau kapal, lima floating storage regasification unit (FSRU), 3,59 juta sambungan rumah tangga, dan 17 fasilitas LNG untuk mensuplai kebutuhan berbagai segmen konsumen.

Reporter: Fariha Sulmaihati
Editor: Ekarina

Video Pilihan

Artikel Terkait