Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak 130% dalam Dua Bulan Terakhir

Peningkatan kasus Covid-19 terjadi karena turunnya kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.
Image title
Oleh Febrina Ratna Iskana
14 Januari 2021, 20:59
Ketua Satgas Penanganan COVID-19 sekaligus Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo menghadiri konferensi pers di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Minggu (15/11/2020). Doni Monardo mengatakan selama dua minggu terakhir angka kasus
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.
Ketua Satgas Penanganan COVID-19 sekaligus Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo menghadiri konferensi pers di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Minggu (15/11/2020). Doni menyebut kasus Covid-19 dalam dua bulan terakhir naik hingga 130%.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Kasus Covid-19 di Indonesia kembali memecahkan rekor tertinggi pada Kamis (14/1) dengan tambahan 11.557. Jumlah orang yang terinfeksi virus corona di Tanah Air pun mencapai 869.600. 

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terus meningkat hingga 130% dalam dua bulan terakhir. Total kenaikkan kasus mencapai 129.000 orang.

Padahal, kasus aktif Covid-19 sempat turun 12,12% pada pekan kedua November 2020. Kala itu, jumlah kasus aktif hanya mencapai 54.000 orang.

Tingginya kasus Covid-19 di Tanah Air terjadi karena masyarakat mulai abai terhadap protokol kesehatan. "Selain ada libur panjang, ada faktor kejenuhan, kelelahan, dan faktor lain yang menembus batas psikologi masyarakat," kata Doni dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR yang dilansir dari Antara, Kamis (14/1).

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily mengatakan Komisi VIII mendukung Satgas Penanganan Covid-19 untuk meningkatkan dan mempercepat strategis dalam menangani pandemi. Sehingga bisa menekan jumlah orang terinfeksi virus corona. 

Angka positif Covid-19 sejak awal tahun ini memang melonjak sangat tajam. Pada Kamis (14/1), jumlah kasus baru bertambah 11.557.

Jumlah tersebut merupakan penambahan kasus Covid-19 tertinggi sejak awal pandemi. Angka tersebut sekaligus mengalahkan rekor yang dicetak hari sebelumnya sebesar 11.278.

Adapun mayoritas penambahan kasus berasal dari Jakarta dengan 3.165. Disusul oleh Jawa Barat (2.201) dan Jawa Tengah (1.497). Tiga provinsi tersebut berkontribusi 59.3% dari total kasus baru.

Dengan penambahan kasus Covid-19 tersebut, orang yang terinfeksi virus corona di Indonesia mencapai 869.600. Dari jumlah tersebut, sebanyak 133.149 merupakan kasus aktif.

Jumlah kasus aktif pada hari ini bertambah 3.521 orang. Adapaun kasus aktif merupakan jumlah orang yang dirawat atau isolasi mandiri akibat Covid-19.

Di sisi lain, ada 7.741 orang yang berhasil sembuh dari penyakit tersebut pada Kamis (14/1). Sehingga angka kesembuhan mencapai 711.205. Mayoritas angka kesembuhan disumbang dari tiga provinsi yang juga memiliki kasus harian terbanyak, yaitu Jakarta (2.075), Jawa Barat (1.370), dan Jawa Tengah (1.141).

Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat Covid-19 pada 14 Desember 2021 mencapai 295. Dengan begitu, angka kematian mencapai 25.246. Adapun Jawa Tengah menjadi penyumbang utama kasus kematian pada hari ini dengan 88 orang.

Kemudian, Jawa Timur (69) dan Jakarta (43). Selanjutnya, Kalimanta Timur dengan 14 orang, Lampung sebanyak 13 orang, dan Jawa Barat 11 orang. Sedangkan 19 provinsi mencatatkan angka kematian di bawah 10 dan sembilan provinsi lainnya nihil kasus.

Reporter: Antara

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait