KPK Lakukan OTT di Jawa Timur, Tangkap Bupati Probolinggo?

Image title
30 Agustus 2021, 09:31
KPK, OTT
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.
Aktivis Greenpeace menembakan sunar laser yang bertuliskan #ReformasiHabisdiKorupsi saat menggelar aksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (28/6/2021). KPK Senin (30/8) membenarkan telah melakukan OTT di Jawa Timur. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jawa Timur. Saat operasi senyap tersebut, komisi antirasuah itu diduga menangkap lebih dari satu orang.  Bupati Probolinggo dikabarkan menjadi salah satu yang ditangkap KPK dalam operasi tersebut. 

"Benar, informasi yang kami terima, tim KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Jawa Timur," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (30/8).

Meski begitu, Ali enggan memberikan lebih rinci siapa pihak yang terjaring OTT tersebut. Ia mengatakan, saat ini tim masih fokus menyelesaikan tugasnya.
"Tim masih bekerja dan perkembangannya nanti kami pastikan akan disampaikan lebih lanjut," ujarnya.

Santer beredar jika KPK  melakukan OTT terhadap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari. Penangkapan diduga berhubungan dengan kasus jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Selain itu, KPK juga dikabarkan menangkap anggota DPR lainnya, Hasan Aminuddin yang merupakan suami Puput. KPK pun mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

KPK telah melakukan 87 operasi tangkap tangan (OTT) dengan tersangka awal sebanyak 327 orang sepanjang 2015-2019. Operasi tersebut paling banyak dilakukan pada 2018, yakni sebanyak 30 kasus dengan 121 tersangka.
Sementara itu, pada tahun 2020, ada delapan lebih pejabat yang ditangkap PKP melalui OTT, termasuk 
Bupati Sidoarjo, Jawa Timur Saiful Ilah, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, serta puncaknya mantan Menteri Sosial Juliari Batubara. 

Reporter: Rizky Alika
Editor: Maesaroh
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait