Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap perkasa setelah parkir di level 9.134,70 atau terangkat tipis 0,83 poin atau 0,01%. Sementara itu bursa unggulan Asia dan Eropa kompak melemah.
Bursa Eropa memerah pada Senin (19/1). Sentimen negatif ancaman Tarif Trump memukul emiten raksasa seperti LVMH yang ambruk lebih dari 4%, serta Volkswagen (VW) dan Mercedes-Benz yang merosot 3%.
Kontrak berjangka Wall Street terpantau lesu pada Rabu (14/1) waktu AS. Pasar masih mencermati Mahkamah Agung AS yang tengah memproses gugatan terhadap wewenang tarif Donald Trump.
Perseteruan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell mencapai puncak baru. Bagaimana kronologinya?
Harga emas batangan hingga Selasa (13/1) petang WIB bertengger di kisaran US$ 4.582,95 hingga US$ 4.616,7 per ons, setelah sebelumnya ditutup di level US$ 4.614,7 per ons.
Melambungnya harga emas dinilai sebagai cerminan pudarnya kepercayaan investor terhadap dolar AS. Investor semakin terdorong untuk beralih ke aset keras.
Massa aksi mengecam tindakan AS di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump yang melancarkan serangan militer ke Venezuela dan menculik Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores.
Pemerintah AS di bawah Trump memperketat aturan visa, menuntut syarat kesehatan dan finansial yang lebih ketat, berpotensi mempersulit warga asing memperoleh visa.