Bakom menyatakan impor komoditas pangan dari AS dalam perjanjian dagang tidak mengganggu Ketahanan Pangan nasional dan tidak bersaing dengan produk petani dalam negeri.
Dirut Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan efisiensi itu berasal dari anggaran pengadaan sarana dan prasarana proyek KDMP, yang bersumber dari pinjaman Bank Himbara.
Agrinas telah mengundang sejumlah produsen otomotif nasional, termasuk Grup Astra yang menawarkan berbagai merek seperti Suzuki, Isuzu, Daihatsu, dan Toyota.
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, memastikan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menunda rencana impor kendaraan pickup dari India.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan rencana impor 105 ribu unit mobil pick up (pikap) dari India untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akan menggunakan pinjaman bank BUMN.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan Presiden Prabowo Subianto akan meminta pendapat dari berbagai pihak mengenai rencana impor kendaraan tersebut.
Dua perusahaan India, PT Tata Motors dan Mahindra Ltd mengumumkan akan memasok 1095 ribu unit kendaraan pick up untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Agrinas Pangan Nusantara.
Pembelian komoditas tersebut merupakan turunan dari kesepakatan tarif dagang resiprokal yang diperkuat melalui 11 memorandum of understanding (MoU) senilai total US$ 38,4 miliar.