Duo miten kongsi Sugianto Kusuma atau Aguan dan Grup Salim membukukan kinerja keuangan moncer hingga kuartal ketiga 2025. Mereka adalah PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK 2.
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 285,86 miliar pada semester.I 2025, naik 0,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Emiten Aguan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), anak usaha PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) yang terafiliasi dengan Agung Sedayu Group dan Salim Group menggandeng Hilton Grup di PIK2.
Dua emiten sektor properti pengembangan kawasan Modern yang terafiliasi dengan taipan Sugianto Kusuma alias Aguan dan Salim Group, yakni PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) dan induk usahanya, PT PANI
Harga saham dua emiten properti milik Sugianto Kusuma atau Aguan, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) melesat di tengah kenaikan IHSG.
Emiten yang terafiliasi dengan kongsi Sugianto Kusuma atau Aguan dan Anthony Salim PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mengumumkan aksi korporasi terbaru.
Emiten properti milik Sugianto Kusuma atau Aguan yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) kompak membayar dividen pada 10 Juni. Berikut besarannya.
Dua emiten properti milik Sugianto Kusuma alias Aguan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) kompak membagikan dividen untuk tahun buku 2024.
Dua emiten properti di bawah naungan konglomerasi Agung Sedayu Group dan Salim Group, yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), optimistis hadapi 2025
Emiten milik Aguang, CBDK, berencana untuk menjalankan buyback saham senilai Rp 1 triliun mulai 27 Maret 2025 sebagai strategi menjaga kepercayaan investor dan kestabilan pasar.
Anak konglomerat Sugianto Kusuma atau Aguan, Alexander Halim Kusuma diangkat menjadi Komisaris Utama PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). Pengangkatan tersebut melalui Risalah Rapat Umum Pemegang Saham.
Presiden Prabowo Subianto kembali mengumpulkan para konglomerat, antara lain Chairul Tanjung, Prajogo Pangestu, Aguan, hingga Tomy Winata di Istana Negara pada Jumat (7/3).