Analisis ITDP menunjukkan penggunaan motor listrik dapat mengurangi emisi karbon hingga 25%, bahkan dengan memperhitungkan bauran listrik yang masih berbasis batu bara.
Konflik geopolitik di Selat Hormuz mengancam Indonesia dengan krisis energi karena ketergantungan impor minyak dan gas dari kawasan yang rentan gejolak tersebut.
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan kajian percepatan elektrifikasi untuk kurangi ketergantungan impor BBM, mencakup konversi kendaraan hingga kompor listrik.
Pemerintah mempercepat program elektrifikasi kendaraan bermotor serta konversi pembangkit listrik tenaga diesel menjadi pembangkit listrik rendah emisi guna menekan potensi dampak krisis global.
PLN dan KAI akan membentuk tim kerja bersama untuk menyusun kajian teknis, finansial, dan operasional termasuk pemetaan jalur prioritas elektrifikasi di berbagai wilayah Indonesia.
Menurut AHY, transisi dari bahan bakar fosil ke kendaraan listrik membawa manfaat berlapis mulai dari pengurangan impor bahan bakar minyak (BBM) hingga modernisasi sistem transportasi nasional.
ITDP menilai kota yang terpadu dan terelektrifikasi juga menjadi solusi untuk menjaga suhu Bumi agar tidak naik di atas 1,5 derajat Celcius atau sesuai dengan Perjanjian Paris.