PP No. 38 Tahun 2025 mengizinkan pemda, BUMN, dan BUMD mengambil pinjaman dari APBN, berpotensi meningkatkan risiko utang dan disiplin fiskal nasional.
Menkeu Purbaya mengatakan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III 2025 diperkirakan menurun, namun optimisme tetap tinggi untuk pemulihan di kuartal IV.
Pemerintah siap menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan dengan menyiapkan anggaran Rp 20 triliun, dimaksudkan untuk meringankan beban peserta mandiri.
Efektivitas kebijakan Purbaya akan ditentukan bukan oleh kata-kata yang lantang, melainkan oleh sejauh mana ia mampu menjembatani antara teori dan praktik.
Whoosh bukan satu-satunya proyek besar yang kini menghadapi ketidakpastian. Sejumlah program strategis warisan pemerintahan sebelumnya berpotensi membebani fiskal.
Menkeu Purbaya berdialog dengan 18 gubernur mengenai pemotongan alokasi dana ke daerah untuk tahun 2026, yang bertemu berbagai protes dan memicu pemangkasan pendanaan.
Bank Indonesia mengintensifkan intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah yang tertekan akibat faktor global dan domestik, dengan melibatkan berbagai instrumen kebijakan moneter.
Penerimaan cukai dari industri rokok elektrik tahun 2024 mencapai Rp 2,65 triliun, meningkat signifikan dan berpotensi menjadi sumber pendapatan fiskal baru.
Berikut kebijakan dari Bank Indonesia yang telah membeli Surat Berharga Negara sebesar Rp 216,10 triliun, mendukung sinergi kebijakan moneter dan fiskal demi stabilitas ekonomi.
BI mendukung langkah pemerintah memindahkan Rp 200 triliun ke sistem perbankan untuk meningkatkan likuiditas dan pertumbuhan ekonomi, melalui kebijakan moneter dan sinergi fiskal.